Bolatimes.com - Ada masa ketika tim asal Rusia, Anzhi Makhachkala, menjadi atensi dunia karena mampu mendatangkan pemain-pemain bintang. Semua itu bisa dilakukan karena miliarder bernama Suleyman Kerimov membeli klub tersebut.
Suleyman membeli saham kepemilikan Anzhi pada 2011 dengan biaya fantastis: 9 juta USD atau setara Rp 165 triliun. Dengan dana segar berlimpah, Anzhi mampu memboyong sejumlah pemain bintang.
Setidaknya ada belasan pemain top Eropa yang diboyong Anzhi dari periode 2011 hingga 2013. Meski tidak sedikit dari pemain-pemain tersebut yang sudah tidak muda lagi.
Namun, semua berubah ketika terjadi pemotongan anggaran yang besar pada Agustus 2013. Anzhi kehilangan sebagian besar pemain kuncinya sehingga finis di posisi terakhir klasemen Liga Rusia 2013/14 dan terdegradasi.
Lantas, siapa saja pemain bintang yang pernah diboyong Anzhi dalam periode duit berlimpah mereka?
1. Roberto Carlos
Pemain label bintang yang datang ke Anzhi Makhachkala pertama adalah Roberto Carlos pada 2011. Dia didatangkan dengan cuma-cuma dari Corinthias, namun Anzhi memberinya gaji Rp 168 miliar selama dua tahun.
Namun, cuma satu musim Carlos bertahan di Anzhi dengan mencatatkan 28 penampilan dan mencetak 5 gol.
2. Samuel Eto'o
Ketika didatangkan pada 2011, Eto'o menjadi pemain dengan gaji tertinggi di dunia. Dia mendapat gaji 20 juta euro per musim. Mantan pemain Barcelona itu membayarnya dengan 36 gol dari 73 pertandingan.
3. Lassana Diarra
Awalnya Diarra hanya akan bergabung dengan status pinjaman ke Anzhi pada Agustus 2012, namun dia akhirnya pindah secara permanen. Diarra hanya bermain 28 kali, kemudian pindah pada musim 2013/14 ke Lokomotiv Moscow.
4. Yuri Zhirkov
Anzhi Makhachkala memboyong Zhirkov dari Chelsea dengan mahar sekitar 13,2 juta poundsterling pada Agustus 2011. Awalnya dia dikontrak 4 tahun, namun Zhirkov akhirnya pindah ke Dynamo Moscow pada Agustus 2013.
Selama dua musim bersama Anzhi, pemain asal Rusia tersebut menorehkan 63 penampilan dengan 3 gol.
5. Willian
Bisa dibilang, Willian adalah pemain bintang yang ketika dibeli oleh Anzhi masih dalam usia emasnya. Pada Januari 2013, Anzhi merekrutnya dari Shakhtar Donetsk dengan biaya 35 juta euro yang saat itu menjadikanya pemain termahal Anzhi.
Kebersamaan Willian dengan Anzhi hanya sebentar, dia cuma mencetak 1 gol dari 17 penampilan. Di musim 2013/14, Chelsea lantas memboyongnya dengan harga 30 juta poundsterling.
Berita Terkait
-
Berselisih dengan Samuel Eto'o, Eks Real Madrid Disanksi 5 Tahun dan Denda Rp270 Juta
-
Beda Rusia yang Dikucilkan Sepakbola Dunia, Ternyata Ini Alasan FIFA tak 'Usir' Israel dari Piala Dunia dan Euro 2024
-
Jadwal Padat Timnas Indonesia, Bakal Hadapi Negara Top Dunia dari Argentina hingga Rusia?
-
Kabar Gembira! Rusia Ajak Uji Tanding Timnas Indonesia, Momen yang Pas untuk Persiapan Piala Asia 2023
-
Usai Dikabarkan Bakal Lawan Argentina, Timnas Indonesia Dapat Ajakan Tanding dari Rusia
-
Dapat Calon Lawan Baru yang Kuat, Timnas Indonesia Diajak Tanding Tim Ranking 37 FIFA
-
Negara-negara yang Jadi 'Korban' FIFA, Indonesia Kena Lagi
-
Berkaca dari Sikap FIFA terhadap Rusia, Bolehkan Indonesia Diskriminasi Israel di Piala Dunia U-20 2023?
-
Timnas Indonesia Lagi-lagi dicueki, Thailand dan Rusia Tampil di Piala AFF-nya Asia Tengah
-
Thailand Dapat Undangan Turnamen dengan Lawan Kuat, Berpotensi Hadapi Rusia
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Drama Transfer Rekan Kevin Diks di Gladbach: Maunya Pindah ke Ajax
-
Klub Anyar Justin Hubner Jadi Sorotan Jelang Kick Off Eredivisie 2025 Gegara Ini
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa