Bolatimes.com - Selebrasi gelandang Barcelona, Philippe Coutinho, ke gawang Manchester United ternyata menuai kontroversi. Ia pun akhirnya buka suara untuk meluruskan keadaan.
Coutinho mencetak satu gol dalam kemenangan 3-0 Barcelona atas Manchester United pada leg kedua babak perempatfinal Liga Champions di Camp Nou, Rabu (17/4/2019) dini hari WIB. Selepas membobol gawang Setan Merah, ia berselebrasi dengan menutup kedua telingan dengan jari.
Selebrasi itu diyakini sebagai bentuk kritik yang selama ini dirinya terima dari suporter. Coutinho dianggap belum bermain sesuai harga mahal untuk mendatangkan. Bahkan, gelandang asal Brasil itu disebut akan ditendang dari Camp Nou.
Legenda Brasil dan juga Barcelona, Rivaldo, sempat memberikan nasihat agar Coutinho tidak melakukan selebrasi tersebut. Ia menuturkan tidak sepantasnya juniornya itu 'menghina' suporternya sendiri.
"Bukan gestur yang bagus. Dia memang mencetak sebuah gol hebat, tapi jangan pernah melakukan hal seperti itu kepada fans. Mereka mengkritik karena mereka tahu dia harus memberikan yang lebih," kata Rivaldo.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan dia sepanjang pekan, apa yang dia baca di koran-koran atau lihat di televisi, tapi Anda ya harus tetap bekerja dan memikirkan tentang pertandingan berikutnya dan mencetak gol-gol," tuturnya menambahkan.
Coutinho pun akhirnya buka suara mengenai kritik terhadap selebrasinya tersebut. Melalui Instagram pribadi, ia menegaskan sama sekali tidak ada niatan untuk menghina siapun baik di dalam maupun luar lapangan.
"Kita tidak seharusnya mendengarkan orang-orang yang akan melemahkan motivasi kita karena omongan mereka hanya akan menyesatkan kita dari fokus nyata yang seharusnya kita lakukan. Tidak pernah dalam hidupku saya menghina siapapun, di dalam atau di luar sepak bola," tulis Coutinho.
Sejauh ini, Coutinho memang belum mendapatkan tempat utama di starting eleven Barcelona. Namun, ia cukup produktif dengan mengemas 11 gol plus lima assist dalam 47 penampilan di seluruh kompetisi.
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Inigo Martinez Pilih Uang Besar daripada Treble Bersama Barcelona
-
Harry Maguire Blak-blakan: Semua Benci Manchester United!
-
Lamine Yamal Diklaim Calon Ballon dOr, Lewandowski: Kalau Bukan Tahun Ini, Tahun Depan
-
Real Madrid vs Javier Tebas: Perang Besar Soal Laga Barcelona di Miami
-
Alejandro Garnacho Ancam Manchester United: Lepas ke Chelsea atau Saya Magabut
-
Statistik Menggila! Inilah Alasan Benjamin Sesko Layak Jadi Mesin Gol Setan Merah
-
Gila-Gilaan! MU Mau Datangkan Duo Bintang Premier League dan PSG Sekaligus
-
Geger di Old Trafford! Suporter Man United Batalkan Demo Besar, Ada Apa?
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang