Bolatimes.com - Legenda Argentina, Osvaldo Ardiles menilai skuat Argentina saat ini adalah tim nasional Argentina yang paling buruk sepanjang sejarah sepak bola di Argentina.
Skuat asuhan pelatih Jorge Sampaoli gagal meraih tri poin di dua laga awal setelah ditahan imbang Islandia 1-1 dan dibantai Kroasia 0-3. Lionel Messi cs masih punya peluang meski sangat tipis untuk bisa melaju ke babak 16 besar.
Hasil tersebut membuat legenda Ardiles geram mengingat Argentina sebenarnya memiliki materi pemain yang luar biasa mulai dari Lionel Messi, Sergio Aguero, Paulo Dybala, hingga pemain senior Javier Marcherano.
Pemain yang pernah membawa Argentina juara pada 1978 itu menilai Sampaoli telah membuat skuat Argentina yang paling buruk sepanjang sejarah.
"Dari juara dunia lalu menjadi timnas terburuk dalam sejarah Argentina," ujar Ardiles melalui twitter pribadinya.
Selain itu, mantan pemain Tottenham Hotspur itu juga menilai Sampaoli sebagai pelatih yang tidak memiliki kreatifitas dalam meramu strategi.
"Sampaoli mengerikan, arogan, dan bodoh," jelas Ardiles.
"Rencana A dari Sampaoli. Berikan bola ke Messi dan tunggu keajaiban. Jika Rencana A tidak berjalan, rencanakan B. Errr... Tidak ada rencana B. Apalagi merencanakan C atau D," tambahnya.
Ardiles menegaskan bahwa ketenaran Lionel Messi sudah menjadi tameng di balik kemunduran sepak bola Argentina.
"Semua kemunduran ini tertutupi oleh si jenius yang tak tertandingi ini (Messi)." tutup Ardiles.
Argentina masih memiliki peluang untuk bisa lolos ke babak 16 besar dengan catatan:
- Jika Islandia menang atas Nigeria, Argentina harus menang atas Nigeria. Jika Islandia kalah dari Nigeria, Argentina wajib menang atas Nigeria dengan selisih gol lebih baik dari Islandia.
- Jika laga Nigeria vs Islandia berakhir imbang, Argentina wajib menang atas Nigeria, dengan catatan Islandia bermain imbang atau kalah dari Kroasia.
- Jika Nigeria menang, Argentina harus menang atas Nigeria dengan selisih gol bagus sebagai antisipasi seandainya Islandia menang di laga terakhir penyisihan Grup D melawan Kroasia.
Bolatimes.com/ Stephanus Aranditio
Berita Terkait
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Liburan Bek Atletico Madrid Berujung Petaka: Jadi Korban Perampokan Bersenjata
-
Sah! Persijap Rekrut Pemain Argentina Jebolan Bumi Vrindavan
-
Anak Emas Argentina! Bek La Albiceleste: Jangan Sentuh Lionel Messi
-
Terkuak Asal Usul Pemain Keturunan Malaysia-Amerika Latin Versi Sejarawan
-
MotoGP Argentina 2024 Dibatalkan
-
Real Madrid dan Man City Bersaing Dapatkan Jasa Penguasa Si Jalak Harupat sebagai Rekrutan Anyar
-
Argentina vs Jerman Bentrok di Semifinal Piala Dunia U-17, Solo akan Jadi Sejarah Tim Bernafsu Juara
-
Sebelum Ganti Rumput Jakarta International Stadium (JIS) Tidak Tergenang saat Hujan, Arya Sinulingga Angkat Bicara
-
Bentrok Suporter vs Polisi Brasil, Lupakan Lionel Messi, Sokok Ini Jadi Pahlawan Argentina
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang