Bolatimes.com - Sebuah tindakan sportif dan fair play dilakukan oleh Romelu Lukaku pada pertandingan Belgia kontra Tunisia pada laga lanjutan Grup G di Spartak Stadium, Sabtu (23/6/2018). Penyerang 25 tahun itu minta tak diberi penalti usai terjatuh di kotak terlarang.
Tindakan menarik itu terjadi pada babak pertama. Bermula dari umpan terobosan, Lukaku yang berlari untuk meraih bola justru terjatuh saat terlibat sentuhan dengan kiper Tunisia, Farouk Ben Mustapha.
Namun, alih-alih untuk meminta diberi hadiah penalti, pemain Manchester United itu segera bangun dan menjelaskan ke wasit jika apa yang menimpanya bukanlah pelanggaran.
Wasit Jair Marrufo yang memimpin pertandingan pun tampak menghargai apa yang dilakukan Lukaku dengan memberi balasan sebuah jempol.
Pada pertandingan itu sendiri, Romelu Lukaku tampil trengginas dengan menyumbang dua dari kemenangan 5-2 Belgia atas Tunisia. Tiga gol Rode Duivels lainnya dilesakkan oleh bintang Chelsea, Eden Hazard (2 gol) dan Michy Batshuayi. Sedangkan, dua gol balasan Les Aigles de Carthage lahir dari tandukan Dylan Bronn melalui skema bola mati dan Wahbi Khazri di masa injury time.
Sikap sportif Lukaku juga sempat dilakukan legenda Jerman
Sebagai informasi, tak hanya Romelu Lukaku yang sempat melakukan tindakan yang sportif. Aksi yang mengundang kagum sempat diciptakan pula oleh legenda Jerman, Miroslav Klose ketika masih bermain untuk Lazio.
Sebenarnya berbeda insiden, tetapi apa yang dilakukan Klose dan Lukaku sama-sama menunjukan sikap fair play yang patut diacungi jempol.
Saat Lazio melawan Napoli pada Serie A musim 2012/2013, Klose berhasil mencetak gol dengan memanfaatkan umpan penjuru tetapi menggunakan tangan. Menerima umpan pojok, Klose sedikit memutar badannya lalu memasukkan bola dengan tangan kanan.
Para pemain Lazio sempat berselebrasi menyambut gol tersebut. Namun, Klose jujur jika golnya itu dibuat dengan tangan kanan. Wasit pun menganulir gol tersebut.
Berita Terkait
-
Chelsea Juara Dunia, Bonus Rp249 Miliar Mengalir ke Keluarga Jota
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Bocor! Pemain Keturunan Indonesia Rp31 M Bakal Dinaturalisasi Bareng Mauro Zijlstra
-
Otoritas Pajak AS Getok Chelsea Rp210 M Usai Juara Piala Dunia Antarklub
-
Pilih Jualan Parfum Dibanding Cari Klub Baru, Ini Duit yang Diraup Justin Hubner
-
Media Timur Tengah Remehkan Timnas Indonesia Segrup dengan Arab dan Irak
-
Harga Gila Tiket Paket VIP Piala Dunia 2026, Setara Mobil Matic!
-
Viral Donald Trump Kegep Ambil Medali Juara Piala Dunia Antarklub 2025
-
Enzo Maresca: Juara Piala Dunia Antarklub yang Gemar Catur
-
Magic Cole Palmer dan Kejeniusan Maresca Bikin PSG bak Tim Amatir
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang