Bolatimes.com - Hampir semua penjuru mata menyorot penampilan Mohamed Salah dan Cristiano Ronaldo jelang duel final Liga Champions yang bakal berlangsung di Stadion Olimpiysky, Kiev, dini hari nanti.
Namun tanpa mengesampingkan kedua nama besar tersebut, pertarungan final dini hari nanti adalah tentang bagaimana masing-masing tim dapat memanfaatkan celah diantara barisan pertahanan lawan.
Bisa dibilang meski bukan yang utama, barisan pertahanan tetaplah bagian yang penting dalam skenario sebuah tim memeroleh kemenangan.
Trent Alexander Arnold dan Andrew Robertson merupakan dua diantara deretan pemain yang memiliki peran vital di Liverpool. Mereka bakal mengemban tugas berat dini hari nanti untuk menahan gempuran El Real yang dimotori oleh Cristiano Ronaldo.
Trent Alexander Arnold dan Robertson kemungkinan harus bermain sedikit lebih dalam daripada biasanya. Namun tetap ada kalanya para bek full-backs ini keluar lebih lebar untuk meredam serangan dari sayap.
Di sinilah komunikasi adalah kunci. Sebab jika tidak, Ronaldo dkk dipastikan bakal memberi petaka.
Bek sayap Liverpool harus memilih dengan bijak ketika mereka mendorong dirinya keluar. Dan ketika mereka melakukannya, yang lain harus datang untuk menutup lubang yang ditinggalkan. Cara ini wajib dilakukan secara konsisten untuk menjaga agar para pemain Real Madrid tetap jauh dari zona pertahanan.
Sementara itu, skuat Los Blancos kemungkinan tetap bakal menerapkan strategi bermain menyerang seperti biasa dan mempercayakan Marcelo dan Daniel Carvajal untuk menjaga area pertahanan di kiri kanan area Real Madrid.
Tapi dengan kemampuan sayap yang dimiliki Liverpool, baik sisi kiri maupun kanan pertahanan El Real bisa jadi sasaran empuk. Apalagi jika The Reds menerapkan strategi serangan balik, sebab Jurgen Klopp merupakan salah satu juru taktik yang ahli dalam hal ini.
Baca Juga
Untuk menutup lubang tersebut Zinedine Zidane bisa menempatkan Mateo Kovacic, yang bisa bertugas untuk menyokong sekaligus melindungi area pertahanan. Tetapi itu berarti meninggalkan Luka Modric atau Toni Kroos di barisan tengah.
Jika tidak, alternatif lainnya yakni menempatkan Raphael Varane dan Sergio Ramos untuk masuk lebih dalam ke wilayah tengah pertahanan melawan Salah dan Sadio Mane.
Pada akhirnya pergerakan, komunikasi dan ruang yang mereka tinggalkan akan menjadi faktor menentukan tentang siapa yang bakal keluar sebagai juara dan berhasil merengkuh gelar Liga Champions musim ini.
Tag
Berita Terkait
-
Liverpool Siap Rekrut Marc Guehi: Crystal Palace Terpojok di Bursa Transfer
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Napoli Resmi Dapatkan Pemain Buangan Real Madrid, I Partenopei Siap Pertahankan Scudetto
-
Real Madrid vs Javier Tebas: Perang Besar Soal Laga Barcelona di Miami
-
Real Madrid Krisis Pemain: Xabi Alonso Pusing Hadapi LaLiga Tanpa Bellingham
-
Pep Guardiola Ngidam Rodrygo, City Siap Rogoh Rp1,7 Triliun
-
Dari Austria ke London, Perjalanan Oliver Glasner Menuju Singgasana Wembley
-
Alexander Isak Membangkang! Newcastle Asingkan Striker Rp3 T Itu Gegara Liverpool
-
Hugo Ekitike Cetak Gol Indah, Tapi Slot Malah Cabut Dia di Menit 71, Ada Apa?
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang