Bolatimes.com - Sebanyak ratusan pelari maraton tertangkap basah melakukan kecurangan dalam ajang Shenzhen Half Marathon yang berlangsung pada Minggu (25/11/2018) di China. Atas tindakan tidak sportif itu, mereka akan mendapat hukuman atas kecurangan yang mereka lakukan tersebut.
Berdasarkan laporan Independent, sebanyak 250 pelari akan mendapat hukuman karena tertangkap telah melakukan kecurangan dalam ajang Shenzhen Half Marathon.
Mereka diketahui melakukan kecurangan setelah terekam oleh kamera lalu lintas yang ada di jalan yang dilalui dalam ajang maraton tersebut. Sebanyak ratusan orang terlihat mengambil jalan pintas dengan memotong jalan.
Bukannya melalui jalan yang telah ditentukan, akan tetapi mereka memotong jalan dengan melewati pepohonan menuju jalan lainnya untuk memutar balik. Dengan menggunakan rute yang lebih pendek, para pelari nakal itu mengurangi perjalanan hingga 3 km dari total jarak 21 km.
Berdasarkan laporan, sebanyak 237 pelari dikabarkan telah melewati pepohonan tersebut untuk memotong jalan. Atas kecurangan itu, mereka akan mendapatkan hukuman dilarang mengikuti ajang maraton selama dua tahun.
Selain itu, terdapat tiga pelari yang menyewa orang untuk menggantikannya berlari. Sementara 18 pelari lainnya terbukti memakai nomor bib palsu. Jumlah 21 orang itu pun mendapatkan hukuman dilarang mengikuti ajang maraton selama seumur hidup.
Pihak penyelenggara pun mengaku sangat menyesalkan kejadian ini. Tindakan kecurangan yang dilakukan pelari nakal itu dianggap telah mengubah esensi dari berlari maraton.
''Kami sangat menyesalkan pelanggaran yang terjadi selama acara,'' buka kata penyelenggara dalam pernyataan resminya.
''Berlari maraton bukan hanya olahraga, itu adalah metafora untuk kehidupan, dan setiap pelari bertanggung jawab untuk dirinya sendiri,'' lanjutnya.
Berita Terkait
-
Tunjuk Eks Pelatih Marko Simic sebagai Caretaker, PSSI-nya China Dianggap Bodoh
-
Penampakan dari Kamar Hotel Bikin Pemain China Emosi Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Laga Friendly Match Serasa Pertandingan Final, China Susah Payah Berambisi Pecundangi Timnas Indonesia, GAGAL TOTAL!
-
Prediksi Skor, H2H, Susunan Pemain Laga Piala Asia, Qatar vs China, Akankah Tuan Rumah Tuai Kemenangan?
-
Untung Ada VAR, Sikutan Nakal Pemain Vietnam saat Lawan China Berbuah Kartu Merah
-
Prediksi Timnas Indonesia U-24 vs China Taipei di Asian Games 2022, Garuda Muda akan Menang Mudah?
-
Selebrasi Hokky Caraka Jadi Omongan, Disindir Netizen Habis-habisan: Gol Nemu Aja Banyak Gaya
-
Syok dengan Performa Garuda Muda, Media Vietnam: Indonesia Jauh Lebih Baik Dibandingkan China Taipei
-
Hasil FIFA Matchday Negara ASEAN: Indonesia Menang, Malaysia Bergaya Imbangi Peringkat 80 Dunia
-
Kualifikasi Piala Asia U-23: Daftar 10 Tim yang Resmi Gagal Lolos, Ada China Taipei dan Dua Wakil ASEAN
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Mobil Listrik Tak Harus Mahal untuk Andal dan Nyaman
-
Bisa Grandmaster dengan Mudah, Ini 7 Tips Push Rank Free Fire Untuk Pemula
-
Buat FOMO Padel Wajib Tahu Ini! Sistem Golden Point Bakal Kembali Diterapkan
-
Jangan Ngaku Anak Padel, Kalau Gak Tau Istilah-istilah Ini
-
Insiden Mengerikan di Ring Tinju! Petinju Jepang Hilang Ingatan Usai KO
-
Pimpin AFP Jawa Tengah, Muhammad Tursino Targetkan Lolos PON 2028
-
Digelar di 3 Kota, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY Diikuti 150 Lebih Digital Creator
-
5 Bintang Olahraga Ini Berencana Pensiun dari Olimpiade
-
Kinerja Keuangan Positif, Arkadia Digital Media Laporkan Kenaikan Pendapatan 40 Persen
-
Fabio Quartararo Tak Ingin Kendorkan Semangat di MotoGP Jerez