Bolatimes.com - Hal mengejutkan diungkap Pengamat Sepakbola, Rony Anwari tentang sebuah kemungkinan atau prediksi kenapa Putu Gede ditarik ke barak oleh Bhayangkara FC.
Alasan Putu Gede harus meninggalkan Persib rupanya berasal dari lembaga yang menaungi sang pemain, yakni Polri.
Pihak Persib mengkonfirmasi jika Putu Gede harus meninggalkan Persib lantaran ada surat dari untuk kembali ke Bhayangkara FC.
Mengenai hal itu, Putu Gede mau tidak mau harus menjalankan perintah kedinasannya.
Rony Anwari dalam kanal Youtubenya dikutip pada Jumat, 10 November 2023, mengatakan, jika bocoran yang didapatkannya, Putu Gede berat hati meninggalkan Persib.
Terlebih dia baru setengah musim bersama Persib dari kesepkatan kontrak dua tahun yang sudah disepakati.
"Langsung kita update informasi Persib Bandung terbaru. Ini masih sedikit saja yang akan saya bahas mengenai Putu Gede," katanya.
"Sebetulnya, ini bocorannya merupakan tambahan dari video (ulasan) semalam. Putu Gede sebenarnya berat juga, katanya, meninggalkan Persip," ucapnya.
"Tapi, karena ini memang ada sedikit kebutuhan mendesak, gitu ya, dari Bayangkara Presisi. Katanya presisi, tapi tidak berprestasi, gitu ya, dalam hal sepak bola maupun keprofesionalitasan," ucap dia.
Lantas Rony Anwari menerangkan, menurut sumber yang didapatnya, kalau seandainya Bayangkara ini tidak di zona degradasi, minimal di papan tengah, Putu Gede tidak akan sampai ditarik ke barak Bhayangkara FC.
Baca Juga
"Itu kayaknya masih aman (di Persib). Kalau untuk Putu Gede, kontraknya masih dua tahun plus, ada perpanjangan juga," kata dia.
"Kenapa tiba-tiba ke sana? Mungkin ada sesuatu yang janggal memang. Kita lihat saja nanti di akhir musim, apakah memang Bayangkara FC akan keluar dari zona degradasi. Jika iya, berarti memang sudah seharusnya begitu, atau dikeluarkan dari zona degradasi," ucap Rony Anwari.
"Karena, mau enggak mau, ini menjadi satu aset ke depannya untuk beberapa pemain Tim Nasional kelompok usia yang akan ditempatkan di Bayangkara FC," kata dia
"Mungkin musim depan baru dimasukkan ke sana, agar pemain Tim Nasional ini tidak selalu ketemu pas ada TC saja, atau pada saat ingin pertandingan internasional baru disatukan. Jadi, pengin ada chemistry sehingga ditempatkan di satu klub yang bisa ikut berkompetisi dan bisa terjalin chemistry yang kuat, menurut kabarnya begitu."
"Mau enggak mau, Bayangkara FC harus tetap ada di Liga 1 musim depan, teman-teman," ucapnya. (*)
Berita Terkait
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025
-
Apa Keistimewaan Jersey Persib Bandung 2025/2026 Produksi Kelme?
-
Jadwal Siaran Langsung Persib Hari Ini Lawan Western Sydney Wanderers
-
Disambut Hangat, Pemain Persib Luciano Guaycochea Ungkap Pernyataan Mengejutkan
-
Kesan Pertama Pelatih Persib kepada Adam Przybek: Dia Ganteng
-
Semua Pemain Persib Bandung Divaksin Jelang Musim Baru
-
Gabung Dewa United, Nick Kuipers Tegaskan Target Juara Liga 1
-
Daftar 55 Calon Pemain Indonesia All Star di Piala Presiden 2025: Persija Mendominasi
-
Kontroversi Kembalinya Maman Abdurrahman: Dari Eks Persib Jadi Pembina Akar Rumput Persija
-
Cerita Karier Saddil Ramdani: Ibunda Sampai Pinjam Rp2,5 Juta Demi Sang Anak
Terkini
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Debut Langsung Juara! Luca Chevalier Buktikan Depak Donnarumma Keputusan Tepat
-
Lucas Chevalier, Kiper Bergaya Playmaker yang Antar PSG Juara Piala Super Eropa
-
Inigo Martinez Pilih Uang Besar daripada Treble Bersama Barcelona
-
Alvaro Morata Resmi Gabung Como: Siap Hancurkan Pertahanan Serie A
-
Nilai Transfer Rp875 Miliar, Ramsey Jadi Investasi Besar Newcastle United
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Napoli Taklukkan Olympiakos, Conte Kirim Sinyal Kesiapan Jelang Serie A
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim