Husna Rahmayunita
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, di laga kontra Bologna. (Tiziana Fabi/AFP).

Bolatimes.com - Belum pernah memenangkan laga sepanjang awal Liga Italia 2021/22, Juventus mengubah strategi jelang laga kontra Spezia.

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri memasang target menang dalam laga lanjutan Liga Italia, Rabu (22/9/2021).

Allegri menebak pertandingan melawan Spezia tidaklah mudah. Terlebih anak asuhan Thiago Mottat telah berjaya di Venezia.

Baca Juga:
Terbuang dari Arsenal, Kiper Australia Ini Jual Furnitur Bekas

"Spezia menang di Venezia dengan membuat banyak peluang, mereka adalah tim yang bermain tanpa memiliki kekhawatiran. Bermain di stadion mereka tidak mudah," ujar Allegri seperti dikutip Suara.com dari laman resmi klub.

"Dibanding dengan laga melawan Milan akan ada beberapa pergantian. Kami harus bermain setiap tiga hari dan beberapa pemain akan bermain 6-7 pertandingan secara beruntun antara tim nasional dan Juventus," terang Allegri.

Meski begitu, ia menegaskan timnya harus meraih kemenangan ketika berhadapan melawan Spezia.

Baca Juga:
Hadapi Persib Bandung, Borneo FC Akan Turunkan Susunan Pemain Berbeda

Bek Juventus berebut bola dengan striker Inter Milan Lautaro Martinez saat laga pekan ketujuh Liga Italia di Stadion Guseppe Meazza, Senin (7/10/2019). (AFP)

"Kualitas teknis kami harus keluar dalam jangka panjang, kami harus menang dan kemudian kami akan mulai melihat sesuatu secara berbeda," ujar Allegri.

Tapi untuk target panjang , ia enggan membahas lebih lanjut karena ingin fokus merebut kemenangan di kandang Spezia.

"Saat ini, berbicara soal target jangka panjang adalah tidak masuk akal, satu-satunya hal yang perlu dilakukan adalah mengalahkan Spezia. Kami harus mengambil satu langkah saat ini," ungkap Allegri.

Baca Juga:
Momen Balotelli Balas Dendam ke Pelatih yang Pernah Menyebutnya Tak Berotak

Sepanjang empat laga awal musim ini, Juventus memang belum meraih kemenangan. Si Nyonya Tua menelan kekakalahan saat berjumpa Empoli dan Napoli lalu ditahan imbang oleh Udinese dan AC Milan.

Atas hasil tersebut, Bianconeri kini masuk zona degradasi lantaran bertengger di posisi ke-18 klasemen sementara Liga Italia dengan raihan dua poin.

(Suara.com/Rully Fauzi)

Baca Juga:
Sabet Sepatu Emas Eropa, Lewandowski Minta Dipanggil Lewangoldski

Load More