Bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dihimbau oleh Pengamat Sepak Bola bernama Bung Ropan, agar tidak melakukan blunder lagi.
Sebelumnya, Shin Tae-yong dinilai mengambil keputusan yang kurang tepat, dengan memanggil pemain tidak bugar ke Timnas Indonesia.
Memang, dari rekapan pemanggilan pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pernah beberapa kali memilih punggawa yang sebetulnya tidak dalam kondisi prima.
Sebagai contoh, pada Mei 2022, Shi n Tae-yong cukup berani memanggil Evan Dimas dari Arema FC, padahal kondisi sang pemain sedang cedera.
Kemudian, beberapa waktu lalu ketika Timnas Indonesia melakoni Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran pertama melawan Brunei Darussalam, Shin memanggil Marselino Ferdinan yang sedang cedera. Bahkan, usai dipanggil Timnas, tim KMSK Deinze atau klub bernaung Marselino, mengatakan pemain muda asal Indonesia tersebut semakin parah cederanya.
Dan baru-baru ini terjadi lagi, ketika terbang ke Basra International Stadium dan Rizal Memorial Stadium, Shin memanggil Egy Maulana Vikri, padahal pemain asal Dewa United dinyatakan kurang fit.
Menilik dari pengalaman yang sudah-sudah, Bung Ropan memberi saran ke Shin agar memperhatikan betul kondisi pemain pilihannya, jika kurang fit maka tidak perlu dipanggil, dikutip dari kanal YouTube Sportify Indonesia, Sabtu, (2/12).
"Ini kan juga yang harus dilihat dari STY, jangan pemain yang tidak bugar misalnya, pemain yang bermasalah itu tetap dipanggil, dipaksakan bermain. Suatu hal yang salah, seperti contoh Sandy, dia terakhir bermain dengan Mechelen dia mengalami sedikit masalah, sehingga tidak dimainkan lawan Irak," ungkapnya.
"Nah, ini yang harus dilihat, jangan memaksakan (memanggil) pemain yang tidak bugar ke dalam tim," pungkas Ropan.
Berita Terkait
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025