Husna Rahmayunita | Adie Prasetyo Nugraha
Ivar Jenner dan Rafael Struick membagikan momen di timnas Indonesia. (Instagram/ivarjnr)

Bolatimes.com - Dua pemain naturaliasi Ivar Jenner dan Rafael Struik semakin bersinar usai membela Timnas Indonesia. Hal itu diakui oleh Pelatih Shin Tae-yong.

Seperti diketahui, i Ivar Jenner dan Rafael Struick mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia saat menghadapi juara Piala Dunia 2023 Argentina Juni lalu. Dari laga tersebut tentu banyak pelajaran yang didapat dua pemain keturunan itu.

Kini, Ivar Jenner dan Rafael Struick semakin diperhitungkan oleh timnya masing-masing. Adapun kini Ivar Jenner terdaftar sebagai pemain utama FC Utrecht, sedangkan Rafael performanya terus meningkat dengan ADO Den Haag.

Baca Juga:
Boyong Emil Audero, Inter Milan Ikuti Saran Mantan Kipernya yang Kini di Liga Indonesia?

Shin Tae-yong mengatakan pertandingan melawan Argentina memberikan dampak besar bagi setiap pemain Timnas Indonesia. Ia pun melihat Ivar Jenner dan Rafael Struick memang tampil baik kala itu.

"Pastinya berpengaruh besar ya melalui laga Timnas Indonesia melawan Argentina," kata Shin Tae-yong kepada awak media, Kamis (11/8/2023).

"Apa yang ada di dalam mereka bisa mengeluarkan kemampuannya dengan baik, artinya kepercayaan diri mereka semakin meningkat," sambungnya.

Baca Juga:
Dilepas Manchester United, Real Madrid Coba Boyong David De Dea

Lebih lanjut, Shin Tae-yong mengatakan ada dampak dari duel Timnas Indonesia vs Argentina. Pelatih 52 tahun itu percaya semua pemain yang terlibat akan meningkat bersama klub.

"Dengan adanya kebanggaan dan peningkatan seperti itu jadinya bisa meningkatkan performa mereka di tim masing-masing," pungkasnya.

Adapun Ivar Jenner dan Rafael Struick adalah pemain andalan Shin Tae-yong. Keduanya bisa membela Timnas Indonesia via jalur naturalisasi.

Baca Juga:
Tanpa Latihan Fisik, Shin Tae-yong Pilih Matangkan Taktik dan Organisasi Permainan Timnas Indonesia U-23

Mulanya, kedua pemain itu disiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023. Namun, kejuaraan tersebut batal berlangsung di Indonesia karena ada gelombang penolakan terhadap Timnas Israel sebagai peserta.

Load More