Bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong disebut sombong usai pamer mencetak banyak gol saat masih menjadi pemain di Liga Korea Selatan (K-League).
Diketahui, sebelum menjadi pelatih, sosok yang kerap disapa STY itu merupakan pesepak bola andalan di tahun 1990-an. Ia pernah membela sejumlah klub Korea mulai dari Daegu THS, Ilhwa Chunma FC hingga Seongnam FC.
Shin Tae-yong pun mengaku dirinya mencetak 99 gol di Liga Korea Selatan dalam kurun waktu 13 tahun kariernya sebagai pemain.
Hal itu diceritakannya, saat berbincang dengan mantan pebasket Indonesia, Denny Sumargo baru-baru ini.
"Jadi (gol) itu tidak dihitung di luar K-League, jadi di K-League saja," kata Shin Tae-yong dilihat dari kanal YouTube Pebasket Sombong.
Shin Tae-yong mengatakan, 99 gol itu belum termasuk gol-gol di luar Liga Korea, di mana dirinya juga pernah membela klub Australia Bribane Roar.
"Jika termasuk Champions League pasti lebih banyak (gol-nya)," tambahnya.
Mendengar pengakuan Shin Tae-yong, Denny Sumargo pun dibuat takjub. Ia pun bersoloroh, menyebut sang pelatih sombong.
"Wih sombong...," kata Denny Sumargo.
Shin Tae-yong pun tersenyum dan mengangkat kedua tangannya seperti gestur pamer, setelah diledek sombong oleh Denny Sumargo.
Usut punya usut, saat aktif menjadi pesepak bola, Shin Tae-yong berposisi sebagai gelandang. Ia dikenal cerdik, cepat dan tangkas sampai mendapat julukan sebagai Si Rubah.
Setelah menamatkan kariernya sebagai pemain, STY pun terjun di dunia kepelatihan. Salah satu pencapaian terbesarnya yakni membawa Timnas Korea Selatan mengalahkan Jerman di matchday terakhir Grup F Piala Dunia 2028.
Namanya pun kian bersinar semenjak menjadi juru taktik Timnas Indonesia sejak 2019 hingga kekinian.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025