Bolatimes.com - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, merendah usai skuat Macan Kemayoran memecahkan berbagai rekor buruk Persija Jakarta yang belakangan ini menghantaui.
Setidaknya ada empat catatan negatif Persija yang sukses diperbaiki oleh Doll. Terbaru, Macan Kemayoran --julukan Persija-- bisa mengalahkan salah satu rival klasiknya di sepak bola Indonesia, Persebaya Surabaya.
Sebelumnya Persija sendiri tak pernah menang lawan Persebaya sejak 2018.
Sebelum memecahkan rekor negatif versus Persebaya, Doll juga mampu mematahkan kutukan Persija tak pernah menang atas Arema FC di Malang selama 19 tahun.
Catatan buruk itu dipecahkan lewat kemenangan 1-0 dalam laga Liga 1 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 Agustus 2022.
Rekor negatif lain yang diperbaiki adalah rapor tandang Persija melawan Barito Putera. Doll membawa pasukannya meraih kemenangan pertama atas sang lawan sejak periode 2014 pada 11 September tahun lalu.
Doll juga sempat mampu membawa Persija meraih lima kemenangan beruntun musim ini yaitu atas RANS Nusantara FC (3-0), Persija (1-0), Arema FC (1-0), Bhayangkara FC (2-1), dan Barito Putera (1-0).
Doll sendiri tetap membumi soal pencapaiannya yang cukup apik di musim perdananya menangani Persija ini. Menurutnya ini bukan hasil kerja kerasnya sendiri, melainkan seluruh tim.
"Kami bisa memecahkan rekor itu akibat saya dikelilingi orang-orang yang hebat. Mulai dari jajaran pelatih yang bagus, ofisial yang hebat, hingga para pemain yang dipenuhi motivasi dan rasa ingin belajar yang tinggi," kata Doll di laman resmi klub, Sabtu (8/4/2023).
Lebih lanjut, mantan juru taktik Borussia Dortmund itu mengaku tidak pernah sendirian dalam menghadapi tekanan sepanjang musim ini. Menurutnya, banyak orang penting dibalik layar atas perjuangan Persija pada musim ini.
Baca Juga
“Banyak orang penting di tim yang tidak tersorot di depan televisi, padahal mereka mempunyai peran yang penting bagi tim ini," ucap Doll.
“Saya senang mereka bisa memecahkan rekor lagi saat melawan Persebaya. Hal ini menunjukkan bahwa para pemain bisa bermain dibawah tekanan dan orang-orang di belakangnya bisa membantunya dengan baik,” pungkas pria berpaspor Jerman itu.
Berita Terkait
-
HP Istri Berisi Data Penting Hilang, Gustavo Almeida Gelar Sayembara Berhadiah iPhone 15
-
Jordi Amat, Dari La Liga hingga Jadi Pangeran di Indonesia
-
Persija Jakarta Musim Depan Wajib Agresif Jika Ingin Juara Liga 1
-
Geliat PSIM di Bursa Transfer: Boyong Eks Dewa United dan Persita
-
Semua Pemain Persib Bandung Divaksin Jelang Musim Baru
-
Kontroversi Kembalinya Maman Abdurrahman: Dari Eks Persib Jadi Pembina Akar Rumput Persija
-
Wacana 11 Pemain di Liga 1, Legenda Timnas Indonesia: Kalau Mau Bersaing Harus Gitu
-
PSS Sleman Fokus Tingkatkan Kebugaran dan Performa Penggawa
-
Doa Legenda untuk Persib Bandung di Championship Series
-
Di Balik Keputusan LIB Gulirkan Kembali Liga 1
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025