Bolatimes.com - Timnas Indonesia U-19 akan berjuang di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Perjuangan Garuda Nusantara ini bak dejavu karena mirip dengan tahun 2019 lalu.
Sebagai informasi, timnas Indonesia U-19 sejatinya berhasil lolo ke Piala Asia U-19 tahun 2020. Kala itu tim ini dipimpin oleh Fakhri Husaini.
Garuda Nusantara lolos dari kualifikasi dan menjadi juara grup. Sayangnya Piala Asia U-19 yang rencananya digelar tahun 2020 di Uzbekistan awalnya ditunda ke tahun 2021 berkat pademi Covid-19.
Akan tetapi, kondisi pandemi tidak kunjung membaik pada tahun 2021. ALhasil AFC membutuskan pembatalan turnamen pada 25 Januari 2021.
Kini turnamen muda Piala Asia bakal digelar lagi pada tahun 2023 dan memakai kelompok umur U-20. Sebelum itu, akan dilakukan lebih dulu yang diikuti oleh 44 tim termasuk Indonesia.
Nantinya hanya 10 tim yang berhasil jadi juara grup dan lima runner up terbaik berhak melaju ke Piala Asia U-20 2023 mendatang.
Nah, perjuangan timnas Indonesia U-19 kini bak dejavu karena banyak kesamaan di edisi sebelumnya. Ini menjadi alasan besar anak asuh Shin Tae-yong bisa melaju ke putaran final Piala Asia U-20.
1. Tuan rumah
Ketika Garuda Nusantara berhasil lolos dari Kualifikasi Piala Asia U-19 2020 lalu. Indonesia berstatus sebagai tuan rumah di Grup K.
Saat itu pertandingan dilakukan dari 6-10 November 2019 yang semuanya digelar di Stadion Madya, Jakarta.
Tentunya ini mirip dengan tahun ini karena Indonesia juga menjadi tuan rumah untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 mendatang dengan menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya sebagai venur pertandingan.
Adapun Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 kali ini bakal digelar mulai 14 September dan berakhir pada 18 September 2022.
2. Lawan nyaris sama
Timnas Indonesia U-19 mendapatkan lawan yang nyaris sama di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Jika ditarik ke tahun 2019, timnas Indonesia U-19 asuhan Fakhri Husaini segrup dengan Hong Kong, Timor Leste, dan Korea Utara.
Hasilnya Garuda Nusantara menang ketika menghadapi Timor Leste (3-1) dan Hong Kong (4-0). Lalu saat melawan Korea Utara, timnas Indonesia U-19 imbang dengan skor 1-1.
Meliihat itu, lawan timnaas Indonesia U-19 didikan Shin Tae-yong juga mendapatkan lawan Hong Kong serta Timor Leste. Bedanya satu tim lainnya adalah Vietnam.
Marselino Ferdinan cs akan menghadapi Timor Leste lebih dahulu kemudian Hong Kong. Berkaca dari rekor pertamuan, dua laga ini bisa dimenangkan oleh Garuda Nusantara.
Baru lawan yang paling berat di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 adalah Vietnam. Pertandingan pamungkas ini bakal menjadi penentuan.
Melihat dua kesamaan di atas, timnas Indonesia U-19 seperti dejavu saat berjuang di Kualifikasi Piala Asia kelompok umur. Apakah ini akan menjadi pertanda bagi Garuda Nusantara mengulangi keberhasilan lolos Uzbekistan pada Piala Asia U-20 2023.
Tag
Berita Terkait
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang
-
Aroma Dendam Jelang Final Piala AFF U-23 2025: Kim Sang Sik Siap Bikin Indonesia Menyesal Pecat STY
-
Imbas STY Tak Lagi Latih Timnas Indonesia, Media Korea Putar Arah Dukung Vietnam
-
Shin Tae-yong Dituding Jadi Penyebab Timnas Indonesia Kena Sumpah Serapah
-
Ini Kata Media Asing Soal Kritikan Andre Rosiade kepada Patrick Kluivert
-
Here We Go! Pemain yang Pernah Bikin Sewot Shin Tae-yong Direkrut Semen Padang
-
Media Korea: Suporter Timnas Indonesia Mulai Nyesal Shin Tae-yong Dipecat
-
Tunjuk Eks Pelatih Marko Simic sebagai Caretaker, PSSI-nya China Dianggap Bodoh
-
Tolak Shin Tae-yong! China Dianggap Anti Korea: Lebih Baik Belajar dari Jepang
-
Media Asing Soroti Nasib Miris Eks Pemain Kesayangan STY di Timnas Indonesia
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk