Bolatimes.com - Ramai Rumakiek disanksi oleh Shin Tae-yong lantaran dinilai mangkir dari panggilan Timnas Indonesia U-23 utuk mengikuti pemusatan latihan (TC) jelang SEA Games 2021.
Media Vietnam, Soha, ikut menyoroti kasus Ramai Rumakiek. Menurut media tersebut, ini bukan kali pertama Shin Tae-yong memberikan sanksi kepada pemain Indonesia.
Ada sejumlah nama pemain Timnas Indonesia yang juga menjadi korban ketegasan Shin Tae-yong, selain Ramai Rumakiek..
"Ramai Rumakiek bukan satu-satunya pemain yang dicoret karena tidak disiplin di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong," tulis Soha seperti dikutip Senin (18/4/2021).
"Ahli strategi asak Korea itu sebelumnya menyingkirkan pemain di Indonesia seperti Serdy Ephy dan Yudha Febrian (Timnas Indonesia U-19), Rifad Marasabessy atau Osvaldo Haay (Timnas Indonesia)," imbuhnya.
Sumber yang sama juga menyayangkan sikap Ramai Rumakiek yang disanksi lantaran menganggapnya adalah pemain muda berbakat dari Indonesia.
Itu terlihat sejak gelaran Piala AFF 2020, di mana pemain Persipura Jayapura tersebut dimainkan Shin Tae-yong dalam tujuh pertandingan.
Sebelumnya, Shin Tae-yon membeberkan kronologi Ramai Rumakiek tak merespons panggilan Timnas hinhha membuatnya terpaksa memberikan hukuman.
"Rumakiek tidak bisa main di SEA Games 2021. Kami sudah melayangkan surat pemanggilan, dia tidak respons sama sekali, jadi saya harus berikan sanksi kepada Rumakiek," ucap pelatih asal Korea Selatan dikutip dari situs resmi PSSI pada Minggu (17/4/2022).
Namun, Ramai Rumakiek beralasan jika dirinya sakit sehingga mangkir. Namun, menurut kabar dia tak bisa menjelaskan lebih lanjut saat ditanya mengenai kondisi kesehatannya.
Baca Juga
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025