Bolatimes.com - Bali United FC resmi mempertahankan bek gaek berusia 38 tahun, Leonard Tupamahu. Pemilik nomor punggung 32 itu pun kembali berseragam Serdadu Tridatu untuk kompetisi musim 2022/2023.
Adapun pertimbangan dari bek senior itu bertahan adalah suasana tim dan manajemen yang dianggap sebagai keluarga di dalam maupun luar lapangan.
"Pertimbangan saya untuk tetap memutuskan bertahan bersama Bali United karena pelatih, rekan pemain dan manajemen sudah seperti keluarga dalam perjalanan karier saya selama ini," kata Leo, dikutip dari laman resmi klub, Jumat.
"Sehingga saya memutuskan kembali berseragam Bali United atas keputusan bersama dengan manajemen," tambahnya.
Leo menjadi salah satu pemain senior yang memberikan kontribusi nyata untuk keberhasilan Bali United dua kali menjadi juara Liga 1.
Pemain yang menjadi saksi sejarah dari kesuksesan Bali United meraih gelar beruntun dari musim 2019 hingga 2021/2022 tersebut berharap bisa memberikan keceriaan dalam tim.
Hal itu penting demi menjaga suasana keakraban dalam tim sehingga bisa sukses dalam berbagai kompetisi mendatang.
"Harapannya bisa memberikan keceriaan buat keluarga Bali United, keluarga saya dan juga suporter. Utamanya secara pribadi tentu menjadi pemain dan pribadi yang lebih baik lagi dari musim sebelumnya," jelasnya.
Pemain yang sudah malang melintang di berbagai tim Indonesia itu sempat 17 tahun tanpa gelar juara selama berkarier di lapangan hijau.
Bersama Bali United awal musim 2019, Leo mampu membuktikan kualitas serta pengalamannya sehingga membawa Bali United menjadi juara Liga 1 2019.
Pada kali kedua kompetisi berjalan usai pandemi, Leo kembali menjadi benteng pertahanan Serdadu Tridatu hingga akhirnya kembali mempertahankan gelar juara Liga 1 musim 2021/2022.
Selain Leo, Bali United juga mempertahankan tiga gelandangnya, yakni Ahmad Agung, Fadil Sausu, dan Hariono, sementara beberapa lainnya telah dilepas, yakni Michael Orah, Taufiq, Dias Angga Putra, Samuel Charlheins Reimas, dan Wawan Hendrawan.
(Antara)
Berita Terkait
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Senior Kevin Diks Hijrah ke Bali United, Usung Target Tinggi
-
Pelatih Belanda Ramai di Super League Indonesia, Ancaman Buat Pelatih Lokal?
-
Baru Tandatangan Kontrak, Bos Bali United Peringatkan Jens Raven
-
Geliat PSIM di Bursa Transfer: Boyong Eks Dewa United dan Persita
-
Semua Pemain Persib Bandung Divaksin Jelang Musim Baru
-
Wacana 11 Pemain di Liga 1, Legenda Timnas Indonesia: Kalau Mau Bersaing Harus Gitu
-
PSS Sleman Fokus Tingkatkan Kebugaran dan Performa Penggawa
-
Doa Legenda untuk Persib Bandung di Championship Series
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025