Bolatimes.com - Empat pemain Timnas Indonesia yang dilarang tampil di final Piala 2020 menadapat wejangan dari Shin Tae-yong. Mereka disebut telah bekerja keras.
Pemerintah Singapura melarang empat pemain Timnas Indonesia tampil di leg kedua lawan Thailand lantaran dianggap melanggar aturan bubble. Mereka adalah Elkan Bagott, Victor Igbonefo, Rizky Ridho dan Rizky Dwi.
Pasca final leg kedua yang berakhir imbang dengan skor 2-2 tersebut. Shin Tae-yong kemudian memberikan pesan khusus bagi pemain yang mendapatkan sanksi itu.
Pesan dari juru latih asal Korea Selatan ini disampaikan bersamaan dengan unggahan di Instagram pada Senin (3/1/2022).
Dalam unggahannya itu, Shin Tae-yong serta staf pelatih berfoto bareng empat pemain, yakni Elkan Bagott, Victor Igbonefo, Rizky Ridho dan Rizky Dwi.
Ia menyebutkan empat pemain itu telah bekerja keras sampai akhir di Piala AFF 2020. Pelatih berusia 51 ini menyayangkan adanya karantina tiba-tiba.
Lantas Shin Tae-yong meminta bahwa mereka harus menunjukkan penampilan yang terbaik untuk ke depannya, termasuk ketika membela klub masing-masing.
"4 pemain yang bekerja keras sampai akhir. Sayang sekali mereka tidak bisa bermain di pertandingan terakhir karena dikarantina secara tiba-tiba," tulis Shin Tae-yong di keterangan postingannya.
"Tolong tunjukkan penampilan yang terbaik ya, di tim kalian juga," pungkas juru latih asal Korea tersebut.
Adapun timnas Indonesia sendiri berakhir sebagai runner-up di Piala AFF 2020. Rombongan skuad Garuda kini juga sudah pulang ke Tanah Air.
Para rombongan timnas Indonesia tiba di Jakarta pada Minggu (3/11/2022) yang kemudian melanjutkan ke hotel untuk menjalani karantina.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025