Bolatimes.com - Sejumlah pemain senior di skuad timnas Kamboja harus mendapatkan perhatian ekstra dari timnas Indonesia saat keduanya berjumpa pada babak penyisihan Grup B Piala AFF 2020.
Pasalnya, mayoritas pemain-pemain senior ini juga menjadi andalan timnas Kamboja saat mereka berjumpa Malaysia pada laga sebelumnya. Tiga di antaranya bermain sebagai starter.
Selain itu, lima nama pemain senior di skuad asuhan Ryu Hirose juga telah mencatatkan banyak penampilan bersama timnas Kamboja.
Hal itu membuktikan bahwa pemain-pemain ini bisa diandalkan karena memiliki jam terbang yang cukup di level internasional.
Oleh karena itu, timnas Indonesia mesti memasang sikap waspada ketika berjumpa Kamboja di Bishan Stadium, Singapura, Kamis (9/12/2021).
Berikut Bolatimes.com menyajikan lima nama pemain paling senior di skuad timnas Kamboja yang patut diwaspadai oleh timnas Indonesia.
1. Prak Mony Udom (27 Tahun)
Pada kejuaraan Piala AFF 2020 ini, skuad timnas Kamboja turut membawa Prak Mony Udom, penyerang yang cukup berpengalaman.
Pemain berusia 27 tahun ini memang menjadi langganan timnas Kamboja. Hal itu terlihat dari catatan penampilannya bersama Pasukan Angkor yang mencapai 35 caps.
Dari seluruh laga tersebut, pemain asal Svay Rieng ini telah mengumpulkan total tujuh gol untuk timnas Kamboja.
Namun, pada laga melawan Malaysia di Grup B Piala AFF 2020, ia hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
2. Chan Vathanaka (27 Tahun)
Tak bisa dimungkiri, Chan Vathanaka menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan oleh timnas Kamboja pada Piala AFF 2020.
Pemain berusia 27 tahun ini memiliki segudang pengalaman, baik bersama timnas maupun di level klub. Bahkan, dia menjadi satu-satunya pemain yang pernah berkarier di luar negeri.
Sebelum kembali merumput di liga lokal, Vathanaka pernah memperkuat klub Malaysia, Pahang FA dan Selangor FA. Dia juga tercatat pernah meniti karier di Jepang bersama Fujieda MYFC.
Tentu, timnas Indonesia wajib mewaspadai pergerakan dan agresivitas pemain Beoung Ket ini agar tak menciptakan mala petaka di sektor lini pertahanan.
3. Keo Sokpheng (29 Tahun)
Pemain senior lainnya yang juga memperkuat timnas Kamboja ialah Keo Sokpheng. Penyerang sayap berusai 29 tahun ini bermain sebagai pengganti saat laga kontra Malaysia.
Dia masuk pada menit ke-72 untuk menggantikan pemain andalan Pasukan Angkor, Chan Vathanaka.
Sejauh ini, Keo Sokpheng menjadi salah satu pemain yang telah mencatatkan banyak caps bersama timnas Kamboja.
Sebab, tak kurang dari 20 pertandingan telah dia mainkan. Itu belum termasuk tujuh gol yang sukses dilesakkan pemain asal Visakha FC ini untuk tim nasional.
4. Sos Souhana (29 Tahun)
Di sektor lini tengah, pelatih timnas Kamboja masih memberikan kepercayaan kepada pemain senior, Sos Souhana.
Gelandang serang berusia 29 tahun ini tercatat sebagai salah satu pemain yang memiliki paling banyak pengalaman dibandingkan dengan pemain-pemain lainnya.
Pasalnya, dia mampu mencatatkan penampilan paling banyak di skuad Kamboja saat ini. Setidaknya, Souhana telah membukukan 52 penampilan di laga internasional.
Pada laga melawan Malaysia, pemain bernomor punggung 12 ini juga tampil sebagai starter. Namun, ia ditarik keluar oleh pelatih saat laga memasuki menit ke-62.
5. Sokumpheak Kouch (34 Tahun)
Pemain paling senior di skuad timnas Kamboja pada Piala AFF kali ini ialah Sokumpheak Kouch. Gelandang bertahan itu usianya telah menginjak 34 tahun.
Pada laga sebelumnya melawan timnas Malaysia, Kouch mendapatkan kepercayaan untuk tampil sejak menit pertama.
Dia bermain di sektor lini tengah bersama Sos Souhana dan Orn Chanpolin. Kolaborasi ketiganya sukses menjadi motor serangan tim asuhan Ryu Hirose.
Sebab, timnas Kamboja berhasil mendominasi penguasaan bola atas Malaysia meski di akhir laga mereka tumbang 1-3.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025