Irwan Febri Rialdi
Bek veteran Timnas Italia, Giorgio Chiellini angkat trofi Euro 2020. (FABIO FRUSTACI / ANSA / AFP)

Bolatimes.com - Bek Juventus, Giorgio Chiellini, merasa malu karena pemain Napoli menjadi korban pelecehan rasis oleh para penggemar Fiorentina. Sebab, menurutnya, rasis bukanlah jati diri Italia.

Dikutip Antara dari Reuters, Rabu (6/10/2021), bek Napoli Kalidou Koulibaly yang berkulit hitam mengatakan dirinya dilecehkan oleh penggemar Fiorentina, sementara Gazzetta dello Sport melaporkan, rekan satu timnya Victor Osimhen dan Andre-Frank Zambo Anguissa juga menjadi sasaran setelah kemenangan 2-1 mereka.

Napoli me-retweet pernyataan pemain asal Nigeria Osimhen tentang pelecehan tersebut, sementara Fiorentina mengutuk insiden itu.

Baca Juga:
Jelang Italia vs Spanyol, Donnarumma Disambut Hinaan Fans AC Milan

Chiellini yang berbicara kepada wartawan menjelang pertandingan Italia melawan Spanyol pada Rabu mengatakan, pelecehan tersebut tidak dapat diterima.

“Kita butuh hukum dan aturan yang diterapkan, ini yang terpenting,” ujar Chiellini, dikutip dari laman resmi Reuters, Rabu.

"Saya malu sebagai orang Italia dan Tuscan, karena Italia bukan negara rasis bagi saya.

Baca Juga:
3 Pelatih asal Indonesia yang Kini Tangani Timnas Bulu Tangkis Malaysia

“Sesuatu yang lebih harus dilakukan, jika tidak dari luar, kita memberikan citra buruk tentang diri kita sendiri," tambah Chiellini.

Sepak bola Italia telah diganggu oleh rasisme.

Bulan lalu, jaksa membuka penyelidikan atas dugaan nyanyian rasis oleh pendukung Lazio yang ditujukan kepada gelandang AC Milan Tiemoue Bakayoko dan Franck Kessie, sementara Juventus mengeluarkan permintaan maaf setelah akun tim wanita mereka men-tweet gambar yang berisi gerakan rasis pada Agustus.

Baca Juga:
Chris John Sanjung Venue Panjat Tebing PON XX Papua 2021

Load More