Irwan Febri Rialdi
Pelatih Madura United, Dejan Antonic (Dok: pssi.org)

Bolatimes.com - PSS Sleman tumbang 1-3 dari Persebaya Surabaya pada pertandingan pekan kelima Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (29/9/2021).

Pada laga tersebut Super Elang Jawa --julukan PSS Sleman-- sudah tertinggal 0-2 di babak pertama. Perubahan strategi pun dilakukan Pelatih Dejan Antonic di paruh kedua demi membuat permainan lebih baik.

Memang, di babak kedua PSS memberikan tekanan kepada Persebaya. Namun, hanya satu gol yang tercipta dari peluang-peluang yang diciptakan.

Baca Juga:
Reaksi Sir Alex Ferguson usai Ronaldo Cetak Gol Kemenangan Man United

Salah satunya adalah hadiah penalti pada menit ke-60 yang gagal dimanfaatkan oleh Juninho. Dejan mengklaim jalannya pertandingan akan beda andai penalti tersebut masuk.

"Kita belum bermain maksimal, kalah dua gol hingga berakhirnya babak pertama. Pergantian beberapa pemain membuat permainan lebih bagus," kata Dejan usai pertandingan.

"Jika penalti yang didapatkan berhasil dieksekusi, pertandingan bisa berubah," tambah mantan pelatih Pelita Bandung Raya tersebut.

Baca Juga:
Tampil Kompak, Pose Telanjang Dada Trio MNM Diledek Eks PSG

Lebih lanjut, Dejan sedikit menanggapi penampilan striker anyar PSS, Nemanja Kojic yang baru bergabung beberapa hari ini. Menurutnya, ia masih butuh waktu adaptasi dengan tim.

"Dia adalah pemain yang bisa membantu tim. Sekali lagi, dia butuh waktu dan semoga dia bisa lebih bagus nanti," pungkas Dejan.

Berikutnya, PSS Sleman akan menghadapi Persik Kediri pada pertandingan pekan keenam Liga 1 2021/2022, Minggu, 3 Oktober mendatang. 

Baca Juga:
Villarreal Sulit Dilawan, Solskjaer Sebut Manchester United Beruntung

Suara.com/Adie Prasetyo

Load More