Husna Rahmayunita
Hugo Samir. (Instagram/@hugosamir28)

Bolatimes.com - Shin Tae-yong memanggil 36 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan atau TC Timnas Indonesia U-18. Salah satunya Hugo Samir.

Sosok Hugo Samir menjadi  perhatian tersendiri lantaran berdarah Brasil. Selengkapnya berikut 5 fakta menarik Hugo Samir seperti dikutip dari berbagai sumber.

1. Penerus jejak ayah

Baca Juga:
Tak Kalah dengan Ronaldo, Sang Anak Siap Unjuk Muka di Akademi Man United

Hugo Samir lahir pada 25 Januari 2005 dari seorang ayah berdarah Brasil dan ibu asli Indonesia. Ia merupakan anak sulung dari Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Thiago dan Nadira Bajamal.

Remaja itu mengikuti jejak ayahnya yang sempat menjadi pesepak bola andalan Tanah Air.

Jacksen F Thiago pun mendukung karier sepak bola Hugo Samir. Namun, dirinya enggan merekrut Hugo menjadi ai anak asuhnya di tim dan memilih memberikan dukungan dengan cara lain.

Baca Juga:
Petenis Top Inggris Beri Pujian Selangit untuk Emma Raducanu

2. Prestasi Gemilang

Hugo Samir. (Instagram/@hugosamir28)

Hugo Samir pernah bermain untuk klub Banteng Muda dan mencatatkan kiprah fenomenal saat berusia 11 tahun. Dari total tujuh pertandingan yang dijalani Banteng Muda, Hugo sukses menjebol gawang lawan sebanyak 11 kali.

Lalu, ia menjadi bagian dari tim Elite Pro Academy (EPA) Barito Putera U-16 ketika usinya baru 14 tahun. Saat itu Jacksen berstatus sebagai pelatih kepala Barito Putera. Anaknya kemudian bergabung bersama skuad Barito Putera yang berkompetisi di EPA.

Baca Juga:
Toleransi Beda Agama Jacksen F Tiago, Dukung Hugo Samir yang Hafiz Quran

Hugo Samir juga pernah berlatih secara intensif bersama klub internal Persebaya Surabaya, yakni Karanggayam FC. Bersama klubnya tersebut, Hugo Samir meraih gelar juara, yakni Piala Menpora, 2018. Kariernya sepak bolanya kian bersinar, setelah berhasil menembus skuad Bhayangkara FC U-18.

3. Dipanggil TC Timnas U-18

Sepak terjang Hugo Samir memancing atensi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Buktinya, ia lalu dipanggil untuk mengikuti TC Timnas U-18 bersama 35 pemain lain.

Baca Juga:
Jadwal Liga Champions Malam Ini: Big Match Barcelona Vs Bayern Munich

Hugo Samir masih mengikuti pemusatan latihan di Jakarta hingga 18 September 2021. Ia didapuk sebagai memperkuat lini tengah selama TC Timnas U-18.

Dalam pengakuannya, Hugo Samir mengatakan sempat terkejut dipanggil Shin Tae-yong. Namun, ia senang dan bertekad mau belajar.

"Saya akan belajar disiplinnya (Shin), rasa tanggung jawab, cara bermain yang sesuai dengan permainan, saya akan minta masukan dan saran dari beliau. Terutama fisik, karena saya masih kurang disitu," ujarnya seperti dikutip dari laman PSSI, Selasa (14/9/2021).

4. Tahfiz Quran

Hugo Samir. (Instagram/@hugosamir28)

Hugo Samir digadang-gadang memiliki skill mumpuni di lapangan hijau. Namun, dia juga merupakan seorang muslim yang taat, bahkan hafiz Al-Quran atau penghafal Al-Quran.

Ini diketahui dalam sebuah video yang pernah diunggah oleh Jacksen F Tiago di Instagram pribadinya pada Juni 2020.

"Hugo Samir, seorang atlet sepak bola dan juga hafidz Quran yang juga memiliki mimpi menerima Ballon d'Or," bunyi suara dalam video tersebut.

Jacksen F Thiago sangat bangga dengan pencapaian anaknya. Pelatih 43 tahun itu mendukung yang terbaik atas cita-cita besar sang putra.

"Selamat Lil man, untuk kelulusan online Anda. Pergilah mengejar impian Anda," tulis mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

5. Mau Banggakan Orang Tua

Hugo Samir memiliki mimpi besar, membersamai Timnas Indonesia ke Piala Dunia U-20. Remaja 16 tahun itu mengaku bakal berjuang keras memenuhi impiannya itu. Dengan lolos tim utama, dia berharap bisa membanggakan kedua orang tuanya.

"Saya ingin bisa terus masuk timnas Indonesia dan berharap bisa bermain di Piala Dunia U-20 2023. Terpenting adalah, saya ingin membanggakan kedua orang tua saya, karena mereka sangat mendukung, mereka senang dan bangga anaknya bisa terpilih masuk timnas," kata Hugo Samir.

Load More