Bolatimes.com - Tendangan kungfu yang dilakukan pemain AHHA PS Pati FC belum lama ini menjadi sorotan. Tak hanya di Tanah Air, tapi juga sampai disorot media asing.
Media asal Spanyol, Marca turut memberitakan tendangan kungfu, Syaiful Indra Cahya pemain AHHA PS Pati FC kepada pemain Persiraja Banda Aceh. Namun, sebelum itu, ada tendangan horor sepak bola Indonesia yang mendunia.
Diketahui, Bek AHHA PS Pati, Syaiful Cahya, melakukan tendangan keras terhadap pemain lawan, Muhammad Nadhiif saat laga uji coba, Senin (6/9/2021).
Insiden tersebut kemudian ramai jadi perbincangan. Bahkan, momen tersebut disorot media Spanyol, Marca dengan menampilkan cuplikan video aksi brutal Syaiful tersebut.
"Tajuk laga persahabatan di Indonesia [nyatanya] tidak selalu bersahabat. Tendangan pembunuhan pada tahun ini?" demikian judul di situs Marca.
Nah, menariknya insiden horor ini bukan pertama kalinya yang disorot media Spanyol tersebut. Sebelumnya, Marca juga pernah memberitakan tendangan maut di sepak bola Indonesia pada tujuh tahun silam.
Insiden tujuh tahun tersebut melibatkan pemain Persiraja, Akli Fairuz yang ditendang oleh kiper PSAP Sigli, Agus Rahman di laga Divisi Utama 2014 pada 10 Mei. Peristiwa itu sendiri menyisakan duka mendalam bagi dunia sepak bola Tanar Air.
Sebab kala itu Akli meninggal dunia setelah insiden tersebut. Akli sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
"Tendangan brutal mengakhiri hidup pemain Indonesia. Aksi tersebut dilakukan kiper PSAP Sigli yang kakinya mengenai perut Akli Fairuz," tulis laporan tersebut.
Terlepas dari insiden tersebut, Syaiful Indra Cahya sudah meminta maaf kepada Muhammad Nadhiif atas permainan kasarnya.
Syaiful dan juga Zulham Zamrun yang bermain kasar juga mendapatkan sanksi dari manajemen AHHA PS Pati dengan dipulangkan dari pemusatan latihan tim.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi! Presiden Persiraja Dek Gam Laporkan Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga ke Polisi, Begini Responnya
-
Profil Budiarjo Thalib, Pelatih Persiraja yang Mundur usai Bantai Klub Liga Malaysia 4-0
-
Profil PDRM FC, Klub Kasta Tertinggi Liga Malaysia yang Dibantai Persiraja Banda Aceh di Laga Uji Coba
-
Masalah Klasik, Sembilan Klub Masih Tunggak Gaji Pemain Jelang Bergulirnya Liga 2 2023/2024
-
Profil Ikhsan Ayyub, Mantan Pemain Persiraja yang Tekel Kaki Akhirul Waddan hingga Patah
-
Profil Akhirul Waddan, Eks Pemain Persiraja yang Cedera Patah Kaki saat Tarkam
-
Ngeri, Video Detik-detik Mantan Pemain Persiraja Cedera Patah Kaki saat Main Tarkam
-
Bola Panas Liga 2 Disetop PSSI, Klub Tegaskan Tolak Kompetisi Selesai di Tengah Jalan
-
Buntut Insiden di Stadion H Dimurthala, Persiraja Banda Aceh Dihukum Kalah 0-3 dari PSMS Medan
-
Insiden Mati Lampu dan Jaring Dibakar saat Lawan Persiraja, PSMS Medan Ngadu ke PT LIB
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk