Irwan Febri Rialdi
Klub Liga Super Malaysia, PDRM FC. (Instagram/@officialpdrmfc)

Bolatimes.com - Catatan kemenangan yang dibukukan oleh klub Liga 2, Persiraja Banda Aceh, saat membantai tim kasta tertinggi Liga Super Malaysia, PDRM FC, merupakan hasil yang luar biasa.

Dalam duel yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Minggu (3/8/2023) itu, Persiraja Banda Aceh yang berstatus sebagai tuan rumah sukses menang telak dengan skor 4-0 atas PDRM FC.

Empat gol yang dilesakkan oleh klub berjuluk Laskar Rencong itu disumbangkan oleh David Laly (40’), Reza Riski (60’), Al Muzanni (73’), dan penyerang asing asal Brasil, Ricardo Pires Santos (85’).

Hasil yang diraih Persiraja Banda Aceh ini tentu menjadi modal positif untuk menghadapi kompetisi Liga 2 2023/2024. Sebab, PDRM FC alias Polis DiRaja Malaysia merupakan klub kasta tertinggi di Negeri Jiran.

PDRM FC saat ini berkompetisi di Liga Super Malaysia 2023. Untuk sementara ini, mereka berada di peringkat kedelapan dengan koleksi 27 poin dari total 19 pertandingan.

Profil PDRM FC

Sebagai informasi, Polis DiRaja Malaysia alias PDRM FC merupakan klub sepak bola profesional asal Negeri Jiran yang memiliki hubungan dengan Royal Malaysia Police atau Kepolisian Kerajaan Malaysia.

Klub ini tak jauh berbeda dengan Bhayangkara FC di Indonesia yang punya hubungan kepemilikan dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). PDRM FC berbasis di Petaling Jaya Stadium.

Setidaknya, ada tiga julukan yang melekat pada klub yang dibentuk pada 1990 ini, yaitu Sang Saka Biru (The Cops), Sang Keris Biru, hingga Harimau Biru (The Blue Tiger).

Pada mulanya, PDRM berada di bawah wewenang PDRM FA. Namun, setelah Liga Malaysia menerapkan lisensi klub profesional, klub ini berubah nama menjadi PDRM FC.

Sepanjang hayatnya, PDRM memang tak punya banyak gelar juara. Mereka hanya bisa dua kali menjuarai ajang Liga Primer Malaysia alias kompetisi kasta kedua. Gelar ini diraih pada edisi 2007 dan 2014.

Setelah itu, mereka sempat menjadi runner-up pada edisi 2019. Gelar inilah yang mengantarkan mereka kembali ke kasta tertinggi untuk bersaing melawan klub-klub elite di Negeri Jiran.

Satu gelar lainnya yang pernah diraih PDRM ialah menjadi runner-up Malaysia FAM League pada musim 2000.

Pada Liga Super Malaysia musim ini, PDRM FC menyandang gelar sebagai ‘Giant Killer’ alias klub yang menghajar raksasa-raksasa di kasta tertinggi.

Gelar itu diraih karena mereka bisa menahan kekalahan 0-1 dari klub peraih sembilan gelar Liga Super Malaysia berturut-turut, Johor Darul Takzim (JDT). 

Mereka juga bisa menang atas Kedah Darul Aman, Selangor FC, Sabah FC, dan menahan imbang Terengganu di musim 2023 ini.

Kontributor: M Faiz Alfarizie
Load More