Bolatimes.com - Timnas Indonesia secara mengejutkan kalah dari Kamboja dan Myanmar dalam penempatan pot di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024. Lantas apa alasannya?
Drawing Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 bakal digelar 25 Mei mendatang. Nantinya 46 kontestan yang ada bakal dibagi dalam 11 grup.
Juara grup otomatis bakal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2024, sedangkan untuk runner up terbaik bakal diberi jatah empat slot.
Nah, jelang drawing itu AFC sudah membuat pembagian pot negara peserta. Mengejutkannya, timnas Indonesia kalah dari Kamboja dan Myanmar.
Timnas Indonesia U-23 masuk dalam pot 3. Di sana ada juga tiga tim ASEAN lainnya, yaitu Singapura, Timor Leste, serta Laos. Sedangkan Kamboja dan Myanmar ada di pot 2.
Tentu hal ini mengejutkan karena Indonesia dianggap lebih bagus jika dibandingkan Myanmar serta Kamboja.
Alasan utama mengapa timnas Indonesia U-23 kalah dari Kamboja dan Myanmar karena skuad Garuda Muda tidak lolos dan tumbang dua kali di kualifikasi edisi yang kemarin.
Di Kualifikasi Piala Asia U-23 lalu, timnas Indonesia menghadapi Australia sebanyak dua kali. Hal itu karena China dan Brunei mengundurkan diri.
Hasilnya tim asuhan Shin Tae-yong kalah dua kali dari Australia dengan skor 3-2 dan 1-0. Itu membuat tim Merah Putih gagal lolos.
Sedangkan Kamboja dan Myanmar sendiri di kualifikasi edisi lalu bisa menempati posisi runner up.
Baca Juga
Myanmar ada di posisi kedua ketik satu tim dengan Chinese Taipei. Kamboja pun sama berstatus runner up dalam grup bersama Jepang dan Hong Kong.
Kendati begitu, Myanmar dan Kamboja yang meraih satu kali kemenangan itu gagal untuk lolis sebagai runner up terbaik. Namun, hal itu berpengaruh baik karena di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 mereka masuk pot 2 mengalahkan timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang