Bolatimes.com - Pelatih timnas Arab Saudi, Herve Renard, sukses menciptakan sejarah baru bersama anak asuhnya setelah sukses menumbangkan Argentina pada laga pertama di Grup C Piala Dunia 2022.
Sejarah ini diciptakan Herve Renard dalam laga antara Arab Saudi melawan Argentina di Lusail Stadium, Selasa (22/11/2022). Anak asuhnya berhasil menggulung Argentina dengan skor 2-1.
Padahal, awalnya Argentina sempat unggul terlebih dahulu via eksekusi penalti Lionel Messi (10’), tapi Arab Saudi sukses membalikkan keadaan lewat gol Saleh Al-Shehri (48’) dan Salem Al-Dawsari (53’).
Ini adalah salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia ketika tim yang dianggap paling lemah di dalam Grup C justru menumbangkan salah satu favorit terkuat juara Piala Dunia 2022.
Arab Saudi juga berhasil mengakhiri kutukan selalu tampil buruk dan kalah dalam pertandingan pertamanya dalam putaran final Piala Dunia.
Herve Renard merupakan sosok pelatih yang memiliki rekam jejak panjang di dunia. Lelaki kelahiran Aix-les-Bains, Prancis, pada 30 September 1968, ini punya banyak sekali catatan dan rekor yang fantastis.
Sebab, Herve Renard adalah salah satu juru taktik berkaliber dunia yang punya spesialisasi dalam menangani tim nasional. Beberapa di antaranya sukses meraih gelar juara.
Misalnya, pada tahun 2012, Renard sukses menciptakan sejarah besar setelah membawa timnas Zambia meraih gelar juara Piala Afrika. Adapun pada edisi 2015, dia berhasil mempersembahkan gelar serpa untuk Pantai Gading.
Dengan dua pencapaian ini, Renard menjadi satu-satunya dan pelatih pertama yang sukses meraih dua gelar juara Piala Afrika bersama tim yang berbeda.
Sementara pada tahun 2018, Herver Renard berhasil membawa Maroko mencetak sejarah baru dengan lolos ke putaran final Piala Dunia. Ini adalah keberhasilan pertama Maroko sejak terakhir kali tampil pada Piala Dunia 1998 di Prancis.
Renard baru ditunjuk untuk menangani timnas Arab Saudi pada Juli 2019 dan menjadi pelatih asal Prancis pertama yang menerima jabatan tersebut.
Salah satu kiprah suksesnya bersama Arab Saudi ialah mengantarkan tim ini melaju mulus di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan mengukuhkan namanya sebagai pelatih asing dengan kemenangan terbanyak, yakni 18 kali.
Adapun pada ajang Piala Dunia 2022 ini, kejutan terbaru yang sukses diciptakan Renard ialah membawa Arab Saudi menumbangkan salah satu tim favorit juara dengan skor 2-1.
Dengan kemenangan itu, Renard berhasil mematahkan rekor tak terkalahkan sebanyak 36 pertandingan yang dicatatkan oleh jawara Copa America 2021 itu.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Duduk Perkara Justin Hubner Minta Maaf ke Suporter Arab Saudi
-
Media Timur Tengah Remehkan Timnas Indonesia Segrup dengan Arab dan Irak
-
Liburan Bek Atletico Madrid Berujung Petaka: Jadi Korban Perampokan Bersenjata
-
Sah! Persijap Rekrut Pemain Argentina Jebolan Bumi Vrindavan
-
Milioner Arab Saudi Siap Akuisisi Klub Championship: Bakal Jadi Newcastle Jilid II
-
Anak Emas Argentina! Bek La Albiceleste: Jangan Sentuh Lionel Messi
-
Qatar dan Arab Saudi Tuan Rumah Ronde Keempat, Tagar AFC Mafia Bergema
-
Terkuak Asal Usul Pemain Keturunan Malaysia-Amerika Latin Versi Sejarawan
-
Siapa Lawan Terberat Timnas Indonesia di Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026?
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang