Sabtu, 29 Januari 2022
Rauhanda Riyantama : Senin, 09 Agustus 2021 | 07:46 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - Bek tengah Leicester City, Wesley Fofana, dipastikan absen semusim penuh hingga 2022 mendatang akibat cedera patah kaki. Ia kini akan menjalani operasi, demikian seperti dikonfirmasi sang pelatih Brendan Rodgers.

Pemain berusia 20 tahun tersebut mengalami patah tulang betis dalam pertandingan persahabatan pramusim melawan Villarreal awal pekan ini.

Fofana sempat menerima perawatan pertama di lapangan sebelum ditandu ke luar lapangan setelah mengalami benturan dengan Fer Nino.

"Fofana akan menjalani operasi pada Senin (9/8/2021)) waktu setempat dan dia tidak bakal bermain hingga 2022," kata Rodgers usai Leicester memenangkan Community Shield pasca membungkam Manchester City 1-0 di Wembley, Sabtu (7/8/2021) malam WIB.

"Sampai pada titik yang disebutkan, kita harus menilainya dalam enam bulan ke depan atau lebih," sambungnya seperti dikutip Reuters, Minggu (8/8/2021) malam WIB.

Wesley Fofana kena tekel keras. (Screencapture)

"Di dalam dan sekitar ligamen medialnya, cederanya lebih parah dibandingkan yang kami perkirakan. Pemindaian menunjukkan kerusakan yang cukup besar di sana," ungkap Rodgers.

"Dia akan menjalani operasi, dan kemudian dia akan kembali ke tempat latihan pada Kamis atau Jumat pekan depan dan memulai rehabilitasinya," tukas eks pelatih Liverpool itu.

Leicester mengikat Fofana dengan kontrak lima tahun usai memboyongnya dari Saint-Etienne pada Oktober tahun lalu, dengan nilai transfer 30 juta pounds (sekira Rp 601 miliar).

The Foxes finis di urutan kelima Liga Inggris musim lalu, dan Fofana dinobatkan sebagai pemain muda terbaik mereka untuk kampanye 2020/2021.

Kubu Leicester sendiri diperkirakan akan berusaha mendatangkan bek sentral baru sebelum bursa transfer musim panas 2021 ditutup, menyusul cedera Fofana dan Jonny Evans.

BACA SELANJUTNYA

Dari Buruh Pabrik, Kisah Terjal Jamie Vardy hingga Bisa Juara Liga Inggris