Bolatimes.com - Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) ingin kompetisi musim 2019/2020 bisa rampung pada 30 Juni mendatang. Terkait keinginan tersebut, pihak UEFA juga sudah berkoordinasi dengan klub-klub Benua Biru.
Usai rapat antara UEFA dan petinggi klub-klub via konferensi video pada Selasa (17/3/2020) malam WIB, telah diputuskan bahwa Piala Eropa 2020 ditunda selama setahun akibat dampak pandemi Virus Corona.
Keputusan ini diambil tentunya agar kompetisi-kompetisi domestik Eropa maupun Liga Champions dan Liga Europa musim 2019/2020 bisa tetap diselesaikan, alih-alih dihentikan atau dibatalkan imbas dari penyebaran COVID-19 yang kian tak terkontrol ini.
Seperti diketahui, liga-liga domestik Eropa macam Liga Primer Inggris, La Liga Spanyol, serta Serie A memang tengah ditangguhkan sementara saat ini. Rata-rata setidaknya sampai awal April nanti, sebagai bagian dari upaya membendung penyebaran Corona.
Pekan lalu, UEFA juga memutuskan untuk menunda Liga Champions dan Liga Europa. Yang mana kedua kompetisi antarklub Eropa tersebut tengah memasuki babak 16 besar.
Apa pun itu, UEFA dan sederet klub berkomitmen agar musim 2019/2020 ini bisa tetap dirampungkan.
"Komitmen untuk menyelesaikan semua kompetisi klub domestik maupun Eropa pada akhir musim 2019/2020, paling lambat 30 Juni 2020. Tentu jika situasinya (pandemi Corona) membaik," demikian penyataan UEFA di laman resmi mereka.
Pernyataan tersebut juga menjelaskan fleksibilitas dalam hal penjadwalan pertandingan domestik di tengah pekan dan pertandingan kompetisi klub UEFA di akhir pekan, serta menambahkan "kemungkinan pertandingan" babak kualifikasi Liga Champions musim 2020/2021 dan Liga Europa bila target tutup buku kampanye 2019/2020 pada 30 Juni tidak terpenuhi.
Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa final Liga Europa dan Liga Champions musim ini kemungkinan bisa digelar pada 24 dan 27 Juni 2020 mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Petaka Barcelona! Hansi Flick Dilarang Dampingi Blaugrana di Liga Champions, Kok Bisa?
-
Juventus Cuma Imbang Lawan Reggiana: Igor Tudor Tetap Puas, Kok Bisa?
-
Amarah Fans Memuncak! Suporter Crystal Palace: UEFA Mafia
-
Jersey AS Roma 2025/2026: Kembali ke Masa Keemasan Era 2000-an
-
Cerita Arrigo Sacchi Bangun Era Keemasan AC Milan: Saya Pilih Pemain dari Isi Otaknya
-
Klub Serie A Italia Sampaikan Duka Mendalam Atas Kepergian Diogo Jota
-
Rekap Bursa Transfer Musim Panas 2025/2026 Klub Serie A Italia: Jay Idzes Masih Gantung
-
2 Suporter Jadi 'Tumbal' PSG Juara Liga Champions: 192 Jadi Korban
-
Final Liga Europa: Manchester United Penuh Masalah Meski Menang Trofi
-
Persib Bandung Resmi Datangkan Pemain Jebolan UEFA Conference League
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang