Bolatimes.com - Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, merasa kesal atas tuduhan pelanggaran anti-doping yang diterima Sergio Ramos. Ia pun merasa kesal kepada wartawan atas berita negatif tersebut.
Sergio Ramos mendapat tudungan melanggar regulasi anti-doping sebanyak dua kali oleh majalah asal Jerman, Der Spiegel, hasil investigasi dari Fooball Leaks.
Pertama, Sergio Ramos dinilai menyembunyikan jejak hasil tes yang dilakukan selepas final Liga Champions 2016/2017. Setelah itu, kapten Real Madrid tersebut juga melanggar aturan anti-doping karena mandi sebelum memberikan hasil tes doping ketika menghadapi Malaga di La Liga pada April lalu.
Namun, tuduhan tersebut langsung dibantah oleh kudu Real Madrid. Pelatih Santiago Solari mengklaim pemberitaan itu hanyalah fitnah untuk merusak reputasi dari Sergio Ramos.
''Sergio Ramos adalah orang jujur. Ia adalah pemegang bendera yang hebat, tak hanya sepak bola tapi juga olahraga secara keseluruhan di Spanyol,'' kata Santiago Solari saat konferensi pers sebelum menghadapi AS Roma di Liga Champions, dikutip dari Goal.
Lebih lanjut, pelatih asal Argentina itu turut kesal dengan tuduhan kepada Sergio Ramos. Ia pun merasa tak lagi perlu menghormati para wartawan.
''Kami semua harus melindunginya dari jurnalisme semacam ini. Jurnalis seharusnya menginformasikan atau mencari kebenaran, tapi yang mereka lakukan terkadang menginjak-injak individu, memberikan informasi yang tidak benar,'' ujar Solari.
''Saya menghargai profesi anda, tapi ketika hal-hal seperti ini terjadi, itu mengurangi sedikit rasa hormat saya juga. Saya pikir kami harus memikirkan segalanya tentang itu,'' tuturnya menutup.
Perselisihan antara Real Madrid dengan pemberitaan Der Spiegel bukan menjadi hal baru. Sebelumnya, keduanya sempat melempar komentar atas kasus dugaan pemerkosaan Cristiano Ronaldo kepada wanita cantik asal Amerika Serikat, Kathryn Mayorga.
Berita Terkait
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim
-
Napoli Resmi Dapatkan Pemain Buangan Real Madrid, I Partenopei Siap Pertahankan Scudetto
-
Real Madrid vs Javier Tebas: Perang Besar Soal Laga Barcelona di Miami
-
Real Madrid Krisis Pemain: Xabi Alonso Pusing Hadapi LaLiga Tanpa Bellingham
-
Pep Guardiola Ngidam Rodrygo, City Siap Rogoh Rp1,7 Triliun
-
Petaka Barcelona! Hansi Flick Dilarang Dampingi Blaugrana di Liga Champions, Kok Bisa?
-
Arsenal Minat Boyong Rodrygo dari Real Madrid tapi Ada Satu Syarat
-
Xabi Alonso Butuh Maestro Baru: Bos Real Madrid Siapkan Jalan untuk Vitinha
-
Sengketa Parkir dan 2 Drama di Balik Renovasi Markas Real Madrid
-
Manchester City Pagari Rodri hingga 2029 dari Kejaran Real Madrid
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang