bolatimes.com - Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menjadikan timnas Prancis sebagai contoh untuk menyuarakan kesetaraan ras dalam hidup sebagai manusia di dunia.
Hal itu ia sampaikan saat pidato di Johannesburg, Afrika Selatan acara untuk menghormati Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela. Menurutnya Prancis telah membuktikan ras afrika yang berkulit hitam bisa menjadi juara dunia.
"Lihat saja, tim sepak bola Prancis yang baru memenangkan Piala Dunia, mereka tidak terlihat sebagai Galia dihadapan saya. Tapi mereka Prancis!" tegas Obama.
Obama sendiri merupakan anak dari seorang perempuan kulit putih dari Kansas, Amerika Serikat dan ayahnya adalah pria kulit hitam dari Kenya, Afrika Timur. Ia menjadi Presiden kulit gelap pertama di Amerika Serikat pada 2009.
“Just ask the French football team that just won the World Cup… Not all of those folks looked like Gauls to me. But they're French! They're French,” Obama says on looking past race to embrace our common humanity https://t.co/pomR3DkGkM pic.twitter.com/7BCzHvScmg
— CBS News (@CBSNews) July 17, 2018
Sementara Prancis berhasil menjuarai Piala Dunia 2018 setelah menang 4-2 atas Kroasia, Minggu (15/7/2018) di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia.
Prancis dicetak oleh Mario Mandzukic (18' -bunuh diri), Antoine Griezmann (38' -pen), Kylian Mbappe (65'), dan Paul Pogba (58') . Sementara gol Kroasia dicetak oleh Ivan Perisic (28') dan Mario Mandzukic (69').
Dua pencetak gol Perancis melawan Kroasia di final Piala Dunia memiliki darah Afrika: orang tua Paul Pogba berasal dari Guinea sementara orang tua Kylian Mbappé adalah orang Kamerun dan Aljazair.
Seperti diketahui sebelumnya, setidaknya ada darah Afrika yang mengalir di 15 pemain dalam skuad Prancis sang Juara Piala Dunia 2018. Mereka diantaranya, Samuel Umtiti lahir di Kamerun, Steve Mandanda lahir di Republik Demokratik Kongo. Orang tua Paul Pogba berasal dari Guinea, N' Kante dari Mali.
Orang tua Blaise Matuidi berasal dari Angola dan datang ke Prancis melalui Republik Demokratik Kongo. Kylian Mbappe memiliki ibu Aljazair dan ayah Kamerun. Presnel Kimpembe dan ayah Steven Nzonzi adalah orang-orang Kongo. Ayah Corentin Tolisso berasal dari Togo.
Hubugan antara Afrika-Prancis ini menjadikan mereka banyak disebut "tim keenam" Afrika di Piala Dunia FIFA 2018 , selain Mesir, Maroko, Nigeria, Senegal, dan Tunisia. Bahkan mereka sering disebut "Pan-Afrika".
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert