Bolatimes.com - Pelatih Timnas Brasil, Tite, mengungkap alasan di balik kekalahan timnya atas Belgia. Ia menilai anak asuhnya bermain kurang efektif dalam mengonversi peluang menjadi gol. Akibatnya Selecao kalah 1-2 dari Belgia dalam partai perempat final Piala Dunia 2018 di Stadion Kazan Arena, Sabtu (7/7/2018) dini hari.
Brasil tertinggal lebih dulu lewat gol bunuh diri Fernandinho menit ke-13, serta tendangan gledek Kevin De Bruyne menit ke-31. Hingga babak pertama usai, Brasil tertinggal dua gol.
Tim Samba hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat tandukan Renato Augusto menit ke-76. Sebenarnya, Neymar cs memiliki banyak peluang emas. Namun, kiper Thibaut Courtois tampil gemilang sehingga tak ada gol lain tercipta.
Tite mengatakan, ini adalah pertandingan hebat. "Kami memiliki banyak penguasaan bola dan juga sejumlah peluang. Namun, Belgia bermain lebih efektif dalam mengonversi peluang mereka. Belgia juga memiliki banyak pemain hebat," kata Tite.
"Itu merupakan laga yang luar biasa. Jika Anda menyukai sepak bola, Anda harus melihat pertandingan tadi. Itu akan memberikan Anda kesenangan, meskipun saya merasakan sakit akibat Brasil menderita kekalahan," sambung Tite.
Catatan statistik pertandingan menegaskan ucapan Tite. Selain unggul penguasaan bola, 57-43 Brasil punya banyak peluang emas. Mereka tercatat melayangkan sembilan kali tembakan tepat sasaran ke gawang Belgia. Sementara Belgia hanya membuat tiga tendangan, ironisnya dua di antaranya berbuah gol.
Hasil ini sekaligus membuat Brasil angkat koper dari Rusia. Kemudian Belgia akan bentrok dengan Prancis di partai semifinal, di Stadion Saint Petersburg, Selasa (10/7/2018).
Berita Terkait
-
Man United Beli Rp1 T, Matheus Cunha Ketahuan Main Tarkam: Taruhan Minuman Soda
-
Eks Gelandang Timnas Belgia Resmi Bergabung ke Bhayangkara FC, Ini Profil Radja Nainggolan
-
Bentrok Suporter vs Polisi Brasil, Lupakan Lionel Messi, Sokok Ini Jadi Pahlawan Argentina
-
Hasil dan Jadwal Piala Dunia U-17: Maroko Menang Dramatis, Argentina Pesta Gol, Dua Tiket Tersisa
-
Kenapa Juara Piala Dunia U17 Kebanyakan dari Afrika atau Brasil? Ternyata Ada Kaitannya dengan Nasib
-
Suphanat Mueanta Gabung OH Leuven, Inilah 4 Pemain ASEAN yang Ramaikan Liga Belgia
-
Diisukan KDRT, Anthony Resmi Dicoret dari Timnas Brasil
-
Jadi Andalan di Pramusim, KMSK Deinze Ungkap Alasan Tak Mainkan Marselino Ferdinan di Liga Belgia
-
Wonderkid Thailand Dikirim ke Luar Negeri, Jadi Rival Baru Sandy Walsh
-
Sebut Timnya Bagus, Marselino Ferdinan Pede KMSK Deinze Bisa Promosi ke Kasta Tertinggi Liga Belgia
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang