Ada Reinkarnasi Ian Rush di Liverpool Musim Ini
Di tahun 1983/84, kesuksesan Liverpool merengkuh trofi Champions dibarengi dengan kemampuan ujung tombak mereka yang mumpuni. Ya, Ian Rush yang kala itu masih berseragam Liverpool merupakan ujung tombak haus gol.
Bersama The Reds ia telah menorehkan 47 gol dari 65 pertandingan. Berkat torehan tersebut Ian dianugrahi beragam penghargaan termasuk sepatu emas kala jadi top skor Piala Champions.
Sejurus dengan torehan tersebut, musim ini reinkarnasi Ian Rush terlahir. Dengan tidak melebih-lebihkan tetapi ketajaman Mohamed Salah wajib diapresiasi. Penyerang timnas Mesir tersebut saat ini telah mengoleksi 40 gol di musim pertamanya bersama Liverpool.
Laga "Italia" vs "Inggris" Memilik Nilai Historis di Final
Sebagian kalangan berpendapat jika Liverpool menembus final bersama AS Roma diyakini pertandingan bakal berlangsung menarik.
Tim Inggris memiliki reputasi yang baik kala bersua tim Italia. Setidaknya yang dialami oleh Liverpool.
Di musim 1984, Liverpool memenangi babak final menghadapi AS Roma. Kemudian di musim berikutnya, kembali Liverpool yang lolos ke final harus berhadapan dengan tim Italia lainnya yakni AC Milan.
The Reds pun berhasil mempertahankan trofi Champions untuk kedua kalinya berhadapan dengan tim Italia.
Dengan nilai historis tersebut, tentunya final Liga Champions musim ini bakal menarik jika wakil Inggris bisa bersua wakil Italia di final. Aroma dendam dipastikan membuat pertandingan jadi jauh lebih menarik.
Baca Juga
AS Roma Punya Hubungan Spesial Dengan Liverpool
Mengapa pertemuan AS Roma dengan Liverpool di final menjadi layak? Salah satunya lantaran kedua tim ini punya hubungan spesial di kompetisi level Eropa.
Ya, AS Roma terhitung sudah lima kali bertemu dengan Liverpool. Dua diantaranya pada ajang UEFA Cup 2001 silam.
Di tahun itu, Liverpool tak hanya mampu merengkuh juara tetapi juga menashbihkan rekor dengan memenangi treble winner League Cup, Piala FA dan Piala UEFA.
Liverpool mungkin memiliki nasib baik yang sama jika mereka bertemu Roma lagi tahun ini.
Berita Terkait
-
Liverpool Siap Rekrut Marc Guehi: Crystal Palace Terpojok di Bursa Transfer
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Dari Austria ke London, Perjalanan Oliver Glasner Menuju Singgasana Wembley
-
Alexander Isak Membangkang! Newcastle Asingkan Striker Rp3 T Itu Gegara Liverpool
-
Hugo Ekitike Cetak Gol Indah, Tapi Slot Malah Cabut Dia di Menit 71, Ada Apa?
-
Virgil van Dijk Sindir Manajemen Liverpool: Kami Masih Butuh Striker Baru!
-
Arne Slot Tahan Emosi! Ulah Memalukan Fans Palace di Wembley
-
Ryan Gravenberch Absen di Community Shield: Arne Slot Ungkap Alasan Mengejutkan
-
Petaka Barcelona! Hansi Flick Dilarang Dampingi Blaugrana di Liga Champions, Kok Bisa?
-
Hugo Ekitike Siap Ukir Sejarah di Liverpool: Gelar Community Shield Jadi Incaran
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang