Husna Rahmayunita
Carlo Ancelotti antar Real Madrid juara Liga Spanyol musim 2021/2022. (AFP)

Bolatimes.com - Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti, memastikan timnya akan tampil menyerang lawan Manchester City di leg kedua semifinal Liga Champions.

Pertandingan akan digelar di markas Real Madrid di Bernebau, Kamis (4/5/2022) dini hari WIB. Real Madrid menatap laga ini dengan tekad menang, menyusul kekalahan dengan skor 3-4 di leg pertama.

Pada pertandingan nanti, Bek tengah David Alaba cedera tapi gelandang Casemiro kembali bermain setelah melewatkan leg pertama karena cedera.

Meskipun starting line-up masih dipertanyakan, Real akan menggunakan pendekatan yang agresif yang telah memberi mereka 11 gol dalam empat pertandingan terakhir di Liga Champions.

"Apabila kami ke belakang dan mencoba bertahan dengan blok rendah, dengan 10 orang di kotak, City akan memiliki 99 tendangan ke gawang," kata Ancelotti.

"Terkadang Anda harus mengambil risiko dan kami sangat sukses tahun ini ketika mengambil risiko karena kami memiliki banyak pemain depan yang berkualitas," kata Ancelotti dalam jumpa pers pralaga.

"Ini akan menjadi pertarungan dua tim yang sepenuhnya berbeda. Kami harus lebih baik dari leg pertama, bergerak lebih baik menghalau. Berada di posisi yang lebih baik ketika bertahan, bekerja sebagai kesatuan dan kembalinya Casemiro sangat penting untuk hal itu."

Real Madrid menuju pertandingan dengan motivasi tinggi setelah mengamankan gelar LaLiga pada akhir pekan lalu menyusul kemenangan kandang 2-0 atas Espanyol saat Ancelotti menginstirahatkan sejumlah pemain.

Carlo Ancelotti yakin bahwa merayakan juara hampir satu bulan sebelum akhir musim, dengan empat laga tersisa, setelah mendominasi musim adalah dorongan yang besar bagi moral para pemain dan pendukung yang menantikan semifinal Liga Champions.

"Moral dan kepercayaan diri kami sangat tinggi setelah memenangi gelar liga. Kami fokus kepada laga ini karena itu adalah yang paling penting musim ini. Tim ini memiliki hati dan ketabahan sejati untuk mengatasi segala rintangan tetapi itu tidak cukup," ujarnya.

"Anda tidak menang dengan kepribadian dan hati saja. Itu yang memberi Anda kekuatan untuk menunjukkan kualitas yang Anda miliki. Anda perlu segalanya, kemauan, kualitas individual dan komitmen bersama," pungkasnya, seperti dimuat Reuters via Antara.

Load More