Minggu, 17 November 2019
Galih Priatmojo : Sabtu, 26 Oktober 2019 | 20:40 WIB

Bolatimes.com - Keberhasilan Anthony Sinisuka Ginting menumbangkan tunggal putra ranking satu dunia, Kento Momota ternyata gagal diulangi saat menghadapi Chen Long di partai final French Open 2019, Sabtu (26/10/2019).

Pada laga yang berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Prancis, Anthony bertekuk lutut dua set langsung dari juara Olimpiade 2016 lalu itu dengan skor 19-21 dan 18-21.

"Secara umum saya cukup puas dengan penampilan di Prancis, karena hasilnya lebih baik dari Denmark Open. Dari babak pertama sampai kemarin juga saya bisa maksimal. Tapi untuk penampilan hari ini saya tidak tampil sebaik kemarin," sambungnya.

Anthony sebelumnya sudah menang enam kali dari sembilan pertemuan dengan Chen Long.

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, kalah dari peraih medali emas Olimpiade 2016 asal China, Chen Long, di babak semifinal French Open 2019, Sabtu (26/10). [Humas PBSI]

"Pertandingan hari ini dengan terakhir di Singapura bisa dibilang beda jauh. Di sana ada menang angin, kalah angin, terus dia juga banyak melakukan kesalahan sendiri," jelasnya.

"Kemarin saya sudah coba pelajari permainannya dari video. Penampilan Chen Long saat ini sudah kembali seperti performa terbaik sebelum-sebelumnya," ungkap Anthony.

Pada game pertama, permainan Anthony langsung dikontrol oleh Chen Long. Ia terus tertinggal hingga 12-17.

Anthony sempat membuka peluang dengan menyamakan skor 17-17. Namun akhirnya ia harus mengalami kekalahan 19-21.

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, kalah dari peraih medali emas Olimpiade 2016 asal China, Chen Long, di babak semifinal French Open 2019, Sabtu (26/10). [Humas PBSI]

Sayang setelah itu, Anthony seperti mati langkah dan terkunci sembilan poin. Chen pun merebut kemenangan 21-18.

"Chen Long hari ini bermain lebih baik dari saya. Dia terus mencoba menekan saya, bahkan saat saya leading pun dia tetap tenang dan berusaha menekan balik dengan lebih keras. Saya juga banyak melakukan kesalahan di game pertama dan game kedua," pungkas Anthony.