Bolatimes.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku puas dengan perkembangan para pemainnya saat tampil pada empat laga di Piala Asia 2023 Qatar.
Meski langkah tim Garuda harus berakhir di tangan Australia usai dibantai 0-4, Shin Tae-yong melihat perkembangan positif dari anak asuhnya usai sukses menembus babak 16 besar.
"Kami tetap menunjukkan perkembangan, karena pemain bermain dengan baik, mereka mengikuti arahan, dan instruksi di setiap pertandingan," kata Shin Tae-yong.
Kinerja Shin dan para pemainnya juga mendapatkan dukungan penuh dari PSSI. Sebab itu, ia turut menyampaikan terima kasih pada jajaran pengurus PSSI atas kepercayaan yang sudah diberikan hingga sekarang.
"PSSI mendukung saya dengan sangat baik, memberikan kepercayaan dan kebebasan kepada saya dalam proses latihan. Terima kasih untuk mereka," ucap Shin Tae-yong.
Selama lebih dari dua pekan berlaga di Qatar, timnas Indonesia sudah menghadapi sempat pertandingan, yakni lawan Irak, Vietnam, dan Jepang di fase penyisihan Grup D, dan terakhir Australia di 16 besar.
Dari empat pertandingan itu, Indonesia hanya mampu meraih satu kemenangan atas Vietnam. Sedangkan tiga laga sisanya berakhir kekalahan.
Shin pun melihat kualitas Irak, Jepang, dan Australia memang sudah jauh di atas skuad Merah Putih.
Menurutnya, gaya permainan ketiga negara itu berbeda, yang menjadi bahan pembelajaran baru bagi timnas Indonesia.
"Mereka punya gaya permainan yang beda. Saya belajar banyak hal dari mereka. Selain itu, ada Iran dan Korea. Saya rasa kelima tim itu yang akan bersaing sengit untuk jadi juara," kata Shin.
Namun, dengan keberhasilan timnas mencapai babak 16 besar, paling tidak mendapat hasil positif dengan naik peringkat ke-142 ranking FIFA.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025