Bolatimes.com - Para pemain Persib Bandung mendapat pujian setinggi langit dari asisten pelatih Miro Petric. Mantan awak tim Bayern Munchen tersebut mengatakan bahwa Marc Klok dkk adalah pemain-pemain terbaik yang pernah dilatihnya.
Pujian Miro Petric kepada para pemain Persib tak lepas dari kondisi fisik. Ia tak khawatir dengan kebugaran para pemain disaat libur kompetisi dan latihan bersama.
"Kondisi fisik pemain Persib tak ada masalah, saya rasa mereka merupakan pemain terbaik yang pernah saya latih, mereka profesional, mereka juga menunjukkan peningkatan dalam pemahaman gaya bermain," ungkap Miro Petric.
Pujian pelatih yang didatangkan Persib pada Agustus 2023 lalu ini bukan hanya satu kali ini saja. Sebelumnya, ia juga pernah menyanjung sikap profesional anak asuhnya tersebut.
Bahkan menurut Miro Petric, Persib beruntung mempunyai pemain-pemain yang siap berlatih keras.
"Kami beruntung memiliki pemain yang sangat profesional. Mereka tahu bahwa mereka perlu berlatih keras agar bisa bermain mudah. Untuk memenangkan permainan. Itu membuat pekerjaan saya jauh lebih mudah," ujar mantan Asisten Teknis Bayern Munchen tersebut.
Terkesan dengan Pemain Indonesia
Tak hanya punggawa Persib, Miro Petric juga mengaku bahwa ia sangat terkesan dengan skil para pemain Indonesia.
Selain menemukannya di Persib, para pemain dengan skil mumpuni banyak ia lihat di sepak bola Indonesia dan hal itu membuatnya semakin semangat melatih di Indonesia.
"Sepak bola Indonesia, setelah 16 pertandingan saya di Persib, banyak pemain dengan skill yang bagus, mereka bekerja keras dan juga punya kondisi fisik yang bagus, pemain-pemain di sini sangat cepat. Hal itu yang membuat saya cukup terkesan," ungkapnya.
Beda Indonesia dan Malaysia
Sebelum memperkuat Persib, Miro Petric tercatat pernah bekerja sama dengan Bojan Hodak di kub Malaysia, Kuala Lumpur City FC.
Pelatih yang menjadi bagian dari Bayern Munchen pada tahun 2008 ini mengungkap perbedaan dari kedua negara tersebut.
"Perbedaan dengan klub sebelumnya atau negara yang sebelumnya tentu ada tapi itu sangat minor. Ada beberapa tim yang pemainnya lebih taktikal, tapi kurang lebih semuanya hampir sama," pungkas Miro Petric.
Berita Terkait
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Striker Eropa Rasa Karibia: Persis Solo Gaet Gervane Kastaneer
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Gegara Ulah Bobotoh, Persib Batal Tuan Rumah Laga Pembuka Super League 2025
-
Miris! Hasil Timnas Putri Indonesia di Piala AFF Wanita 2025 Bikin Elus Dada
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025