Irwan Febri Rialdi | Adie Prasetyo Nugraha
Pemain PSM Makassar, Wiljan Pluim. (Instagram/wiljanpluim)

Bolatimes.com - PSM Makassar resmi mengumumkan perspisahan dengan Wiljan Pluim, Senin (9/10/2023). Dijelaskan bahwa perpisahan itu sudah kesepakatan kedua pihak.

Sebelum diumumkan, memang sudah menjadi perbincangan hangat bahwa PSM Makassar akan buang Wiljan Pluim. Bahkan, pemegang saham Juku Eja Aksa Mahmud mengatakan Pluim sudah terlalu tua sehingga akan diganti pemain lain.

Pemain 34 tahun itu juga sudah menghilang dari skuad PSM Makassar. Ia sudah absen dari beberapa laga BRI Liga 1 2023/2024 dan Piala AFC 2023/2024.

Pesepak bola PSM Makassar Willem Jan Pluim (kedua kiri) menggiring bola yang dihadang pesepak bola Lalenok United Timor Leste Francisco Minorino Savio (kiri) dan Francisco Da Costa (kedua kanan) dalam pertandingan play off AFC Cup 2020 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (22/1/2020). PSM Makassar menang atas Lalenok United, Timor Leste dengan skor 4-1. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/foc.

"Saat itu pun telah tiba. Cepat atau lambat dalam perjumpaan, pasti akan ada perpisahan," tulis penyataan resmi PSM Makassar, Senin (9/10/2023).

"Setelah melalui proses diskusi yang panjang, PSM Makassar dan Pluim akhirnya bersepakat untuk mengakhiri kerjasama yang telah terjalin lebih dari 7 tahun lamanya," jelasnya.

Dalam penyataannya, PSM mengucap terima kasih kepada Pluim yang sudah bekontribusi banyak untuk tim. Salah satunya menyumbang gelar BRI Liga 1 2022/2023 dan Piala Indonesia 2018-2019.

"Atas nama keluarga besar, PSM Makassar mengucapkan terima kasih dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pluim atas segala kontribusi, kesetiaan, dan kebersamaan yang telah ia berikan selama 7 tahun 2 bulan," sambungnya.

"Wiljan Pluim telah membela PSM Makassar sejak tahun 2016 dan melewati banyak momen pasang surut bersama tim Ayam Jantan Dari Timur. Hal ini pun menasbihkannya menjadi pemain asing paling lama yang membela satu klub dalam kompetisi Liga Indonesia hingga saat ini."

"Momen suka dan duka sang kapten akan selalu terkenang dan tak tergantikan. Terima kasih, Wiljan "Tetta" Pluim! Terima kasih kapten, terima kasih sang Maestro, terima kasih Plumu!" Tutupnya.

Meski begitu, PSM Makassar tidak menjelaskan secara detail alasan perpisahan ini. Patut dinanti juga ke mana langkah Wiljan Pluim berikutnya pasca hengkang dari Juku Eja.

Load More