Bolatimes.com - Mengenang momen pemain Timnas Indonesia, yakni Jordi Amat, kala tampil di ajang Piala Dunia U-17 pada 2009 silam bersama Timnas Spanyol U-17.
Dalam hitungan bulan saja, sepak bola Indonesia akan disemarakkan dengan gelaran kelas dunia bertajuk Piala Dunia U-17 2023.
Ajang bagi para pemain muda di seluruh dunia ini rencananya akan digelar pada 10 November 2023 mendatang di empat kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Solo, dan Surabaya.
Jelang bergulirnya ajang ini, FIFA selaku penyelenggara pun telah melakukan Drawing fase grup, di mana Timnas Indonesia U-17 yang menjadi tuan rumah tergabung di grup A.
Di grup A ini, skuad arahan Bima Sakti itu akan berada dalam satu grup dengan lawan-lawan yang tergolong kuat, yakni Ekuador, Maroko, dan Panama.
Menghadapi lawan-lawan kuat di grup A, para pemain Timnas Indonesia U-17 serta Bima Sakti pun harus mulai mempersiapkan diri dengan melakukan latihan rutin sebelum ajang digelar.
Selain berlatih, Bima Sakti dan anak asuhnya juga bisa belajar satu dua hal dari sosok yang pernah tampil di ajang Piala Dunia U-17, yakni Jordi Amat.
Jordi Amat diketahui menjadi satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang pernah tampil di Piala Dunia U-17 saat masih berstatus warga negara Spanyol pada 2009 silam.
Lantas, seperti apa kisah Jordi Amat saat tampil di Piala Dunia U-17 2009 silam bersama Timnas Spanyol U-17? Berikut rangkumannya.
Bawa Spanyol Raih Peringkat Ketiga
Baca Juga
Sebelum sah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada November 2022 lalu, Jordi Amat berstatus warga negara Spanyol, mengingat ia lahir dan besar di negara tersebut.
Lahir dan tumbuh di Spanyol, Jordi Amat pun berkesempatan membela negara kelahirannya itu sejak level muda, terutama saat ia masuk skuad Matador Muda di Piala Dunia U-17 2009.
Saat itu, Timnas Spanyol U-17 ditukangi oleh Gines Melendez. Ia pun memanggil Jordi Amat dalam skuad untuk Piala Dunia U-17 2009 yang digelar di Nigeria.
Jordi Amat pun kemudian tergabung dalam skuad yang juga dihuni para pemain beken seperti Isco, Iker Muniain, Koke, Pablo Sanabria, dan Alvaro Morata.
Saat itu, Jordi Amat pun dipanggil bukan untuk menjadi pelengkap semata, melainkan menjadi adalan Gines Melendez di Piala Dunia U-17 2009.
Hal ini terbukti di fase grup Piala Dunia U-17 2009. Jordi Amat selalu tampil menjadi starter di babak grup bagi Spanyol melawan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Malawi.
Penampilan Jordi Amat di lini belakang itu mampu membawa Timnas Spanyol U-17 menjadi juara grup dan berhak melangkah ke babak gugur.
Di babak gugur, Jordi Amat absen di babak 16 besar kala Spanyol melawan Burkina Faso. Tapi, kemudian ia menjadi starter saat timnya menghadapi Uruguay di perempat final Piala Dunia U-17 2009.
Usai membawa Spanyol menumbangkan Uruguay, Jordi Amat kembali menjadi starter di semifinal melawan tuan rumah Nigeria.
Nahas, Jordi Amat dan Spanyol U-17 harus bertekuk lutut dengan skor 1-3 dan gagal melangkah ke final serta harus puas bermain di perebutan tempat ketiga.
Di perebutan tempat ketiga kontra Kolombia, Jordi Amat tak dipasang oleh Ginez Melendez, kemudian Spanyol pun berhasil menjadi juara ketiga Piala Dunia U-17 2009.
Dengan pengalamannya yang membawa Spanyol ke semifinal dan merebut tempat ketiga, Jordi Amat pun bisa menularkannya ke para pemain Timnas Indonesia U-17 untuk menghadapi tekanan di grup A Piala Dunia U-17 2023.
Berita Terkait
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Miris! Hasil Timnas Putri Indonesia di Piala AFF Wanita 2025 Bikin Elus Dada
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025