Irwan Febri Rialdi
Pelatih Persib, Robert Rene Alberts. [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

Bolatimes.com - Nasib pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra, saat ini berada di ujung tanduk. Sebetulnya ada beberapa nama juru taktik yang dinilai layak menggantikan pelatih asal Brasil tersebut.

Performa Bali United di bawah asuhan Stefano Cugurra memang jeblok. Pada dua pertandingan awal musim ini, Serdadu Tridatu selalu menelan kekalahan, yakni saat bersua PSS Sleman (0-1) dan Borneo FC (1-3).

Alhasil, Bali United terperosok di dasar klasemen Liga 1 2023-2024. Mereka belum mengumpulkan satu poin pun. Situasi ini jelas membuat nasib Teco semakin terancam. 

Baca Juga:
Melihat Ada Peluang, Rafael Struick Bertekad Tembus Skuat Inti ADO Den Haag

Apalagi, desakan ‘Teco Out’ untuk mendesak Stefano Cugurra mundur dari jabatannya sudah mulai nyaring dikumandangkan suporter Bali United.

Berikut Bolatimes.com menyajikan tiga nama pelatih yang dinilai layak untuk menggantikan posisi Stefano Cugurra yang mulai goyah sebagai nakhoda Bali United.

1. Robert Rene Alberts

Baca Juga:
Kekuatan Menurun, Vietnam Tak Diperkuat Gelandang Liga Ceko di Piala AFF U-23 2023

Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts. (Sumber: Dok. Persib).

Salah satu pelatih asing berkualitas yang bisa menjadi opsi bagi manajemen Bali United untuk menggeser Stefano Cugurra ialah Robert Rene Alberts. Pelatih asal Belanda ini terakhir kali membesut Persib Bandung.

Namun, pada awal musim Liga 1 2022-2023, namanya harus tergusur. Dia sampai saat ini masih berstatus tanpa klub alias menganggur. Oleh karena itu, Robert jadi alternatif yang paling masuk akal.

Selama berkarier di Indonesia, juru taktik berusia 68 tahun ini sudah berhasil meraih gelar Liga Super Indonesia 2009-2010 bersama Arema Indonesia.

Baca Juga:
Ada Andil Timnas Indonesia di Balik Kepindahan Gelandang Timnas Palestina ke Bali United

2. Javier Roca

Pelatih Arema FC, Javier Roca memberi instruksi dari pinggir lapangan saat menjamu Persib Bandung di pekan ke-9 Liga 1, Minggu (11/9/2022). [Dok. Liga Indonesia Baru]

Selain itu, ada nama Javier Roca. Pelatih asal Chile ini tentu sudah tak kesulitan untuk beradaptasi dengan sepak bola Pulau Dewata. Sebab, saat masih aktif berkarier, dia pernah memperkuat Persegi Gianyar.

Juru taktik berusia 45 tahun ini sebetulnya punya pendekatan yang menarik soal gaya permainan. Dia pernah mendapat kepercayaan dari Persik Kediri dan Arema FC pada musim lalu.

Baca Juga:
Pencari Bakat Eropa Kagum dengan Marselino Ferdinan, Disebut Mirip Gelandang Tottenham Hotspur

Namun, masa kerjanya bersama dua klub itu tak menghasilkan performa yang impresif. Saat mengasuh Arema FC, dia sebetulnya bisa meraih lima kemenangan, tetapi tujuh laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

3. Jacksen F Tiago

Pelatih Persis Solo, Jacksen F Tiago. (Dok. LIB)

Pelatih ternama yang saat ini tidak sedang mengasuh klub profesional ialah Jacksen F Tiago. Setelah malang melintang bersama sejumlah klub kasta tertinggi, dia kini menjadi Direktur Akademi Persis Solo.

Padahal, sebetulnya pelatih asal Brasil ini punya prestasi yang mentereng di dunia racik strategi. Dia sempat membawa Persis Solo promosi ke Liga 1 setelah sukses menjuarai Liga 2 2021.

Bersama Persipura Jayapura, setidaknya ada tiga gelar Liga Super Indonesia yang diraih Jacksen, tepatnya pada musim 2008-2009, 2010-2011, dan 2013.

Kontributor: M Faiz Alfarizie
Load More