Bolatimes.com - Shin Tae-yong dan Luis Milla kerap jadi perbandingan karena status mereka sebagai pelatih dan mantan pelatih Timnas Indonesia.
Milla semakin mendapat sorotan setelah kembali ke Indonesia untuk menjadi pelatih Persib Bandung pada September 2022. Ini menjadi kali pertama buat Milla melatih tim Liga 1.
Meski begitu, Milla bukan sosok yang asing di sepak bola Indonesia. Pelatih asal Spanyol tersebut sempat menjadi juru taktik Timnas Indonesia dari 2017-2018.
Selama menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia dan Timnas U-23, Milla dinilai bisa merevolusi karakter dan cara bermain skuad Garuda.
Akan tetapi, Milla gagal mempersembahkan satu pun gelar juara. Pencapaian terbaik Milla adalah medali perunggu SEA Games 2017.
Kini, statistik Milla nyatanya sekarang mengkilap saat melatih Persib Bandung. Ia mampu membawa Maung Bandung tak terkalahkan dalam 14 pertandingan beruntun.
Torehan itu membuat Luis Milla mengukir rekor baru sejak era Liga 1 digelar tahun 2017. Pelatih asal Spanyol itu menjadi pelatih pertama yang mampu mengukir catatan 14 laga tanpa kalah bersama sebuah tim dalam satu musim kompetisi.
Luis Milla juga menjadi pelatih asing pertama yang mengukir 14 laga tanpa kalah di Liga 1, mengalahkan Eduardo Almeida 13 laga tanpa kalah di Liga 1 2021/22.
Catatan 14 laga tanpa kalah Persib bersama Luis Milla membuat Maung Bandung terbang tinggi. Persib melesat dari peringkat ke-13 ke posisi satu klasemen sejak ditangani Luis Milla.
Selain itu, Persib Bandung juga tampil begitu tajam sejak dilatih oleh Milla dengan berhasil mencetak 27 gol dari 14 pertandingan terakhir dan hanya sembilan kali kebobolan.
Baca Juga
Rekor positif dan penampilan impresif Persib di bawah arahan Luis Milla semakin membuat publik sepak bola Tanah Air membandingkannya dengan Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong hingga kini gagal memberi prestasi nyata buat Timnas Indonesia. Catatan terbaiknya adalah menjadi runner-up Piala AFF 2020 dan medali perunggu SEA Games 2021.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025