Bolatimes.com - Mantan pelatih Timnas Thailand U-22, Salva Valero Garcia, secara terang-terangan mengungkapkan ketertarikannya untuk melatih klub Indonesia pada putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.
Salva Valero Garcia merupakan sosok pelatih yang mengantarkan Timnas Thailand U-19 mengimbangi Timnas Indonesia U-19 pada ajang Piala AFF U-19 2022.
Selain membeberkan keinginannya untuk meniti karier di Liga 1, Salva Valero Garcia turut membongkar strateginya untuk meredam Timnas Indonesia U-19 yang saat itu diperkuat Marselino Ferdinan dan kolega.
“EKSKLUSIF: eks-pelatih Thailand U-16 hingga U-23 (AFF U23 2022) menceritakan strateginya saat mampu tahan imbang Indonesia U-19 pada AFF U19 2022. Intinya pemain yang berbahaya adalah Marselino dan Ferrari, namun Ferrari cedera,” tulis akun @UpdateBolabola, Sabtu (17/12/2022).
Selain itu pula, ia juga tak menutup kemungkinan untuk menerima tawaran klub Liga 1 apabila direkrut pada putaran kedua nanti. “Ia juga sangat tertarik melatih klub Liga 1 untuk putaran kedua,” lanjutnya.
Profil Salva Valero Garcia
Pelatih yang memiliki nama lengkap Salvador Valero Garcia ini merupakan juru taktik yang berasal dari Spanyol.
Namanya mulai bersinar di kawasan Asia Tenggara setelah mendapatkan tugas dari Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) untuk mengasuh tim junior.
Salva Valero Garcia mengawali karier kepelatihannya saat menjadi pelatih akademi Sant Cugat pada 2011. Di sana, ia bekerja hingga tahun 2015.
Setelah itu, dia sempat menangani Cornelia Youth pada rentang waktu 2015-2016, hingga CF Gava pada medio 2016 hingga 2017.
Baca Juga
Kariernya di Asia Tenggara bermula ketika mendapat tawaran dari FAT pada tahun 2017. Momen itu tepatnya terjadi pada 4 April 2017 ketika menangani Thailand U-16.
Bersama skuad U-16, Salva Valero Garcia menjabat tanggung jawab itu selama kurang lebih dua tahun, yakni hingga akhir tahun 2019.
Dia pun akhirnya naik level untuk mengasuh Timnas Thailand U-19, tepatnya pada pertengahan tahun 2021.
Sejatinya, belum ada banyak kiprah yang dicatatkan Salva Valero Garcia bersama Thailand U-19. Turnamen pertamanya pun ialah Piala AFF U-19 2022.
Sayangnya, pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, pelatih yang telah mengantongi Lisensi UEFA A ini gagal membawa anak asuhnya lolos ke putaran final.
Pasalnya, Thailand hanya bisa menjadi runner-up Grup G dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan.
Pada klasemen runner-up terbaik, mereka pun tersingkir dari persaingan karena hanya bisa menduduki peringkat keenam. Thailand kalah dari Suriah karena hitung-hitungan disciplinary points.
Berita Terkait
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
-
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Kedatangan Rekan Baru, Eks AC Milan
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Pemain Keturunan Indonesia Pascal Struijk Tampil Kece Saat Leeds Lawan AC Milan
-
Jay Idzes Sah ke Sassuolo, Venezia Singgung Soal Profesionalisme
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk