Bolatimes.com - Kekalahan yang dialami timnas Indonesia U-20 saat beruji coba melawan Slovakia U-20 tak terlepas dari sejumlah alasan berikut ini
Awalnya timnas Indonesia U-20 berhasil unggul berkat gol pemain keturunan Rafael Struick. Akan tetapi, Slovakia U-20 mampu comeback di menit-menit akhir.
Pada pertandingan ini, Slovakia U-20 berhasil mencetak gol ketika pertandingan memasuki menit 80-an. Hal itu membuat tim asuhan Albert Rusnak sukses comeback ketika menghadapi Garuda Nusantara.
Setidaknya, terdapat beberapa momen kunci yang menyebabkan timnas Indonesia U-20 menelan kekalahan dari Slovakia U-20 yang sukses melakukan comeback.
Berikut Bolatimes.com menyajikan sejumlah alasan yang menyebabkan timnas U-20 Indonesia terkena aksi comeback Slovakia U-20 pada laga uji coba.
1. Kinerja Wasit yang Tidak Adil
Salah satu hal yang mendapatkan perhatian dari pelatih timnas U-20 Indonesia, Shin Tae-yong, pada pertandingan melawan Slovakia U-20 ialah kinerja wasit.
Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, wasit yang memimpin pertandingan tidak bisa bekerja secara adil dan cenderung memihak tim lawan.
Padahal, menurut Shin Tae-yong, timnas U-20 Indonesia sebetulnya sudah memperlihatkan perkembangan positif, utamanya berkaitan dengan kepercayaan diri.
“Saat melawan tim Eropa, kepercayaan diri para pemain meningkat. Namun, (saya) agak tersinggung karena wasit cenderung memihak tim lawan,” kata Shin Tae-yong seusai pertandingan.
2. Dua Pemain Keturunan Terbaru Belum Nyetel
Pada pertandingan ini, Shin Tae-yong mencoba memberikan kesempatan untuk dua pemain keturunan yang baru saja bergabung, yakni Rafael Struick dan Zico Soree.
Akan tetapi, secara permainan, dua pemain ini dinilai belum mampu nyetel dengan organisasi yang diterapkan oleh timnas U-20 Indonesia.
Hal ini tak terlepas dari minimnya waktu adaptasi yang didapatkan oleh Rafael Struick dan Zico Soree. Sebab, mereka baru bergabung dua hari jelang laga kontra Slovakia U-20.
“Secara organisasi permainan memang agak kurang karena mereka belum latihan secara normal dengan kami, tapi kemampuan individunya sudah cukup baik,” ujar Shin Tae-yong.
3. Pemain Terlalu Ceroboh dan Sebabkan Penalti
Aspek terakhir yang menjadi penyebab kekalahan timnas U-20 Indonesia pada laga ini ialah kecerobohan para pemain saat bertahan di area sendiri.
Mereka cenderung tergesa-gesa dalam menghalau pergerakan pemain lawan, sehingga seringkali melakukan pelanggaran dan akhirnya berujung hukuman penalti.
“Masalah penalti, memang pemain harus bisa bertahan dengan cara menunggu dan lebih stabil walaupun pemain tersebut melakukan kesalahan,” kata Shin Tae-yong.
“Jadi, memang biasanya para pemain gampang melakukan tekel-tekel dan akhirnya menyebabkan penalti. Jadi seharusnya jangan terburu-buru,” ia menambahkan.
Berita Terkait
-
Rafael Struick Tampil Loyo, Dewa United Dipermalukan Malut United
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang
-
Imbas STY Tak Lagi Latih Timnas Indonesia, Media Korea Putar Arah Dukung Vietnam
-
Kapan Dewa United Umumkan Rafael Struick? Media Belanda Bocorkan Hal Ini
-
Ini Kata Media Asing Soal Kritikan Andre Rosiade kepada Patrick Kluivert
-
Here We Go! Pemain yang Pernah Bikin Sewot Shin Tae-yong Direkrut Semen Padang
-
Media Korea: Suporter Timnas Indonesia Mulai Nyesal Shin Tae-yong Dipecat
-
Tunjuk Eks Pelatih Marko Simic sebagai Caretaker, PSSI-nya China Dianggap Bodoh
-
Bukan Korban Shin Tae-yong, Italia Akan Tunjuk Si Badak Pengganti Luciano Spalletti
-
Shin Tae-yong ke Nova Arianto: Tolong Jaga Pemain Lokal Kita
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025