Bolatimes.com - Profil Alberto Gonzalez Cabot, pelatih dari Uni Emirat Arab (UEA) U-16 akan dibahas dalam artikel ini.
Timnas Indonesia U-16 sendiri dijadwalkan bakal melakoni laga kedua Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 melawan UEA U-16.
Duel kedua tim rencananya akan bergulir di Stadion Pakansari Bogor pada Rabu (5/10/2022) pukul 20.00 WIB. Ini akan menjadi laga yang menentukan buat kedua tim.
Untuk sementara UEA U-17 memimpin klasemen Grup B dengan 3 poin usai mengalahkan Guam dan Palestina. Timnas Indonesia U-16 mengekor di urutan kedua dengan 3 poin.
Adapun, pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Grup B kali ini diwarnai dengan suasana duka akibat tragedi Kanjuruhan akhir pekan lalu.
Usai menang 4-3 atas Palestina U-16 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Pakansari, Gonzalez Cabot mencoba menguatkan publik Indonesia, Senin (3/10). Cabot menyampaikan duka cita untuk Indonesia yang kemudian dilanjutkan dengan pesan menyentuh.
Bentuk solidaritas atau simpati semacam ini di mata Cabot sangat dibutuhkan di dunia sepak bola. Kebersamaan dianggap segalanya dibanding rivalitas.
Meski sedang dalam kondisi duka dan diwarnai tragedi kelam, Alberto Gonzalez Cabot mengaku tidak takut berada di Indonesia.
Baginya fokus saat ini adalah menuntaskan pertandingan di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 dan membawa UEA U-17 lolos ke putaran final.
Lantas, siapa sebetulnya Cabot? Berikut ulasannya!
Baca Juga
Alberto Gonzalez Cabot adalah sosok asal Spanyol. Sebagai pelatih di kelompok usia, dia terbilang punya modal yang mumpuni.
Cabot kini mengantongi lisensi kepelatihan UEFA PRO dan AFC Pro, selain itu dia juga mengantongi sertifikat FIFA Youth Development.
Dia sudah memulai karier kepelatihannya sejak 2007 dengan menjadi pelatih kebugaran untuk usia U-13 dan U-16. Cabot juga sempat menjadi staf kepelatihan di Valencia U-14 dan U16.
Pada 2011, Cabot merantau ke Asia dengan bergabung ke klub UEA, Al Jazira Club. Dia menangani U-13, U-17, U-19 dan menjadi pelatih fisik di tim utama Al Jazira.
Setelah dari sana, Cabot pindah ke Al Ain Sports & Cultural Club. Dia menjabat dalam beberapa posisi mulai dari pelatih U-16, U-17, Direktur Teknik, dan Tim Analisa.
Kemudian pada November 2020, Alberto Gonzalez Cabot ditunjuk menjadi pelatih kepala Al Nasr. Namun, cuma 9 bulan dia menjabat di sana.
Lantas pada Juli 2021, Alberto Gonzalez Cabot ditunjuk oleh Federasi Sepak Bola UEA untuk menjadi pelatih kepala UEA U-17 hingga sekarang.
Tag
Berita Terkait
-
Betah di Asia, Andres Iniesta Pilih Gabung Klub UEA Ketimbang Susul Lionel Messi ke MLS
-
Tak Cuma Thailand, Keisuke Honda juga Tertarik Latih Negara Timur Tengah
-
FIFA Matchday 2023: Tajikistan Pilih Lawan Negara Ranking Lebih Tinggi dari Timnas Indonesia
-
Thailand Dibikin Gigit Jari di Piala AFF-nya Asia Barat, UEA Jadi Biang Keladinya
-
CEK FAKTA: Putri Pangeran Dubai Rela Jadi Istri Kedua Cristiano Ronaldo, Benarkah?
-
Deretan Tim yang Gagal ke Piala Asia U-20 2023, Termasuk Thailand dan Malaysia
-
Media Malaysia Sindir PSSI: Tak Unggah Video Kekalahan Timnas Indonesia U-16 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023
-
Arkhan Kaka Jadi Satu-satunya Pemain ASEAN yang Masuk 3 Besar Top Skor Kualifikasi Piala Asia U-17 2023
-
Media Vietnam Soroti Sisi Positif Gagalnya Timnas Indonesia U-16 ke Piala Asia U-17 2023
-
Congkakmya Kapten Malaysia, Mengaku Bisa Hajar Timnas Indonesia U-16 Meski Ada Suporter di Stadion
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025