bolatimes.com - Pelatih Ghana, Abdul Karim Zito, kecewa berat tim asuhannya kalah dari Tmnas Indonesia U-19 di Turnamen Toulon, Kamis (2/6/2022).
Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan bersejarah di Turnamen Toulon 2022. Skuad Garuda Nusantara mengalahkan Ghana dan meraih kemenangan pertama di turnamen ini.
Di sisi lain, kemenangan tim asuhan Dzenan Radoncic ini disebut tidak adil oleh pelatih Ghana. Sebab, tim berjuluk Satelit Hitam ini mendominasi pertandingan.
Memang sepanjang laga Ghana berhasil menguasai bola. Mereka juga menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol.
Akan tetapi, lini pertahanan sungguh solid. Garuda Nusantara kemudian berhasil memanfaatkan satu peluang yang akhirnya berbuah gol.
Hokky Caraka memberikan umpan tidak mampu diantisipasi sempurna oleh kiper Ghana. Pada akhirnya Raka Cahyana sukses menceploskan bola dan mengubah skor menjadi 1-0.
Keunggulan 1-0 yang dimiliki timnas Indonesia U-19 itu berakhir hingga pertandingan. Tim yang dipimpin Dzenan Radoncic dan Bima Sakti mampu bermain rapat dan membuat lawan frustasi.
Nah, mengomentari kekalahan Ghana tersebut, sang pelatih Abdul Karim Zito menyesali peluang yang dibuang. Ia mengatakan hasil pertandingan ini tidak adil dan timnya kurang beruntung.
"Kami menciptakan semua peluang dan inilah yang saya sebut ketidakadilan sepak bola. Dalam permainan, Ghana bagus, tapi kami gagal mencetak gol. Saya sangat kecewa," ucap Zito dikutip dari situs ghanafa.org pada Jumat (3/6/2022).
Sementara itu, masih ada satu pertandingan tersisa di Grup B Turnamen Toulon 2022 ini. Timnas Indonesia U-19 bakal menghadapi Meksiko, sedangkan Ghana akan melawan Venezuela.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?