Bolatimes.com - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia Marc Klok mengaku senang dengan gaya kepelatihan Shin Tae-yong. Sebab, menurutnya, Shin Tae-yong memberikan warna berbeda yang dipercaya dapat memajukan Timnas Indonesia.
Marc Klok merasa cocok dengan cara Shin Tae-yong melatih Skuad Garuda. Baginya, apa yang diterapkan pelatih asal Korea Selatan itu dibutuhkan oleh tim.
"Coach Shin punya mindset beda dari orang (pelatih) Indonesia. Dia memiliki disipilin tinggi, saya sangat suka begitu," ujarnya Marc Klok seperti dikutip dari wawancara di kanal YouTube PSSI.
Pemain yang selalu berada di zona nyaman (comfort zone), dinilai Marc Klok akan sulit berkembang, sehingga membutuhkan tantangan.
"Karena pemain kalau selalu di comfort zone biasanya tidak bisa meningkatkan diri sendiri. Saya pikir dengan style (Shin Tae-yong) ini, filosofi ini kita bisa keluar dari comfort zone," imbuhnya.
Berkat kepelatihan Shin Tae-yong, Marc Klok menyebut Timnas Indonesia bisa mengambil nilai positif dan setiap latihan maupun pertandingan. Karenanya, ia merasa nyaman.
"Kita jadi belajar dari setiap training dan pertandingan untuk memperbaiki kualitas," beber pemain Persib Bandung tersebut.
Marc Klok merupakan salah satu pemain senior yang dipanggil untuk membela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021 yang digelar di Hanoi.
Marc Klok menjadi penentu kemenangan Skuad Garuda Muda saat adu penalti lawan Malaysia untuk memperebutkan tempat ketiga. Ia berhasil mengantarkan Timnas Indonesia U-23 menyabet medali perunggu SEA Games 2021.
Lebih lanjut, pemain berdarah Belanda bertekad ingin terus bisa membela Timnas Indonesia ke depannya demi meraih banyak prestasi.
Baca Juga
"Saya ingin terus bermain di Timnas Indonesia dari sekarang, saya ingin di sini lama, meraih prestasi banyak, bukan hanya di SEA Games," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025