Bolatimes.com - Munculnya nama Cahya Supriadi dalam daftar kiper yang dipanggil timnas Indonesia U-23 untuk menjalani pemusatan latihan jelang Piala AFF U-23 2022 memang cukup mengejutkan.
Cahya Supriadi yang kini berstatus sebagai kiper muda Persija Jakarta itu menyingkirkan beberapa nama penjaga gawang yang kerap dipanggil timnas Indonesia U-23.
Salah satunya yakni Ernando Ari Sutaryadi, kiper asal Persebaya Surabaya yang kini justru tak dipanggil Shin Tae-yong untuk Piala AFF U-23 2022.
Dari segi usia, Cahya Supriadi memang terhitung lebih muda ketimbang dua kiper lainnya, yakni Muhammad Adi Satryo (Persik Kediri) dan Muhammad Riyandi (Barito Putera).
Sebagai informasi, Adi Satryo saat ini berusia 20 tahun, sedangkan Riyandi sudah menginjak 22 tahun. Adapun Cahya Supriadi baru berusia 18 tahun.
Besar kemungkinan, Cahya Supriadi bakal menjadi salah satu pemain yang dipersiapkan Shin Tae-yong untuk tampil di ajang Piala Dunia U-20 pada 2023 mendatang.
Cahya Supriadi merupakan penjaga gawang muda yang kini berstatus sebagai pemain Persija Jakarta. Dia lahir di Karawang, pada 11 Februari 2003.
Sebelum menembus tim utama Persija Jakarta, Cahya Supriadi telah bermain bersama sejumlah tim muda skuad Macan Kemayoran, yakni U-16 pada 2018-2019 dan U-18 pada 2020.
Bersama Persija Jakarta U-18, Cahya dan kawan-kawan sukses meraih peringkat ketiga terbaik di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-18.
Meskipun sudah menembus tim utama Persija Jakarta, tetapi sampai saat ini ia belum mencatatkan debutnya di Liga 1 2021-2022.
Terlepas dari hal itu, Cahya Supriyadi bukanlah nama baru bagi Shin Tae-yong dan jajaran pelatih timnas Indonesia.
Sebab, kiper berusia 18 tahun ini sebelumnya pernah mendapat panggilan untuk berlatih bersama timnas Indonesia U-18 di Turki beberapa waktu lalu.
Timnas U-18 memang tengah dipersiapkan jauh-jauh hari. Skuad ini diproyeksikan mewakili Indonesia pada ajang Piala Dunia U-20 2023 mendatang.
Cahya mengakui, dia sangat senang bisa menimba ilmu secara langsung dengan penjaga gawang idolanya, Andritany Ardhiyasa.
Kesempatan itu sudah diperolehnya ketika awal musim 2021. Saat itu, dia menjadi salah satu nama pemain muda yang mendapat kesempatan untuk berlatih bersama tim senior.
“Saya sangat mengidolakan Andritany. Dari kecil Persija Jakarta memang jadi klub yang diinginkan,” kata Cahya Supriyadi.
“Saya ingin terus berkembang untuk menjadi kiper terbaik seperti Andritany dan bisa bergabung dengan timnas Indonesia,” ia melanjutkan.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025