Bolatimes.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, santai menanggapi seruan #HarunaOut di media sosial, yang dimunculkan warganet sebagai bentuk kritik terhadap anggota Komite Eksekutif PSSI Haruna Soemitro, merupakan bagian dari demokrasi.
"Ini, kan, zaman demokrasi. Orang boleh berpendapat dan lain sebagainya," ujar Iriawan di Jakarta, Selasa (18/1/2022).
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menegaskan, gejolak di media sosial adalah sesuatu yang wajar.
Setiap pengguna, Iriawan melanjutkan, bebas untuk mengutarakan pandangan-pandangannya.
Tagar #HarunaOut merebak di media sosial selama dua hari terakhir setelah video siniar anggota Komite Eksekutif PSSI Haruna Soemitro dalam kanal Youtube JPNN.COM, menyebar. Haruna ketika itu mengkritik pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong.
Menurut eks petinggi klub Madura United itu, Shin sosok yang cepat tersinggung. Komunikasi antara PSSI dan Shin Tae-yong juga dikatakannya tersendat. Kemudian, Haruna menilai kualitas Shin sama saja dengan pelatih timnas Indonesia lainnya karena hanya sanggup membawa skuad "Garuda" ke babak final Piala AFF 2020.
Hal tersebut membuat mayoritas warganet Indonesia berang. Mereka lalu memunculkan #HarunaOut, sebagai desakan agar Haruna keluar dari PSSI. Bersamaan dengan itu, warganet memberikan dukungan kepada Shin Tae-yong.
Melihat ramainya #HarunaOut, Iriawan merasa masyarakat seperti menganggap Shin Tae-yong akan diganti oleh PSSI. Padahal, hal itu tidak benar.
PSSI memastikan Shin Tae-yong tetap akan bersama timnas Indonesia sampai kontraknya habis, yaitu akhir tahun 2023. Kontrak Shin bisa saja diperpanjang jika performa timnas terus membaik.
"Mungkin 'netizen' atau publik berpikir Shin Tae-yong akan diganti. Itu yang saya tangkap. Tentu tidak demikian koridornya. Shin Tae-yong akan berada di posisinya hingga habis kontrak. Kalau ternyata performa timnas makin bagus, tentu kontrak itu akan diperpanjang," tutur Iriawan seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Gaduh Pernyataan Erick Thohir Soal Fokus PSSI ke Timnas, Apa yang Salah?
-
Siapa Bilang PSSI Tak Peduli Sepak Bola Putri? Ini Ada Piala Pertiwi
-
Rekam Jejak Takeyuki Oya Jebolan J-League yang Ditunjuk Jadi GM Operation PT LIB
-
Pelajaran untuk PSSI! Media Eropa Semprot China yang Pecat Branko Ivankovic
-
Bukan Lagi Underdog! Timnas Indonesia Jadi Skuad Termahal, Korea Ketar-ketir
-
Here We Go! Akui Peran Penting Indonesia, FIFA Bangun Kantor di Jakarta
-
Sindiran Menohok Ketum PSSI-nya Vietnam kepada Jay Idzes Cs, Ada Apa?
-
Simon Tahamata Resmi Gabung ke Timnas Indonesia, Ini Tugasnya
-
Erick Thohir: Lawan Filipina Harus Menang!
-
PSSI Kecam Pemain Myanmar: Bisa Mematahkan Karier Orang!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025