Bolatimes.com - Keputusan Asosiasi Sepak Bola China (CFA) untuk memecat pelatih timnas mereka, Branko Ivankovic, menuai sorotan luas.
Bahkan salah satu media di Eropa mengkritik tajam keputusan PSSI-nya China tersebut.
Usai gagal lolos ke Piala Dunia 2026 zona Asia, CFA langsung mengumumkan pemecatan Ivankovic dan menunjuk pelatih timnas U-19, Aleksandar Jankovi, sebagai pelatih sementara.
Namun keputusan itu dianggap terlalu instan dan menyalahkan pelatih atas kegagalan sistemik yang sudah berlangsung lama.
Media ternama asal Prancis, Le Figaro, mengkritik langkah pemecatan pelatih ini.
“Tim peringkat 94 dunia yang tidak lolos, itu bukan kejutan. Tapi memecat pelatih seolah itu satu-satunya masalah adalah pendekatan sempit,” tulis mereka.
“Sepak bola China bukan sejarah keikutsertaan, tapi sejarah kegagalan,” sindir mereka lebih lanjut.
Salah satu komentar warganet yang viral di platform Tiongkok berbunyi, “Negara yang memang tak pernah lolos, lalu gagal dan menyalahkan pelatih. Lucu!”
Sebagai pengganti Ivankovic, CFA menunjuk Zoran Jankovi, pelatih asal Serbia yang sebelumnya menangani timnas China U-19 dan tim Asian Games.
Ia akan memimpin tim dalam ajang EAFF E-1 Championship (Piala Asia Timur) yang akan digelar Juli mendatang di Korea Selatan. CFA menyatakan, setelah turnamen itu, mereka baru akan mencari pelatih kepala tetap.
Namun, banyak pihak ragu langkah ini akan mengubah nasib sepak bola Tiongkok.
"Masalah utama China bukan di pelatih, tapi sistem yang stagnan, terlalu politis, dan minim regenerasi," tulis seorang analis di media sosial Weibo.
China gagal menembus babak utama Piala Dunia 2026 meski FIFA telah menambah jatah Asia menjadi 8,5 tiket.
Dalam kualifikasi, mereka hanya mencatatkan 3 kemenangan dan 7 kekalahan, finis di posisi kelima grup, bahkan kalah bersaing dengan Timnas Indonesia.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Gaduh Pernyataan Erick Thohir Soal Fokus PSSI ke Timnas, Apa yang Salah?
-
Siapa Bilang PSSI Tak Peduli Sepak Bola Putri? Ini Ada Piala Pertiwi
-
Rekam Jejak Takeyuki Oya Jebolan J-League yang Ditunjuk Jadi GM Operation PT LIB
-
Bukan Lagi Underdog! Timnas Indonesia Jadi Skuad Termahal, Korea Ketar-ketir
-
Here We Go! Akui Peran Penting Indonesia, FIFA Bangun Kantor di Jakarta
-
Sindiran Menohok Ketum PSSI-nya Vietnam kepada Jay Idzes Cs, Ada Apa?
-
Qatar dan Arab Saudi Tuan Rumah Ronde Keempat, Tagar AFC Mafia Bergema
-
Siapa Lawan Terberat Timnas Indonesia di Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026?
-
6 Fakta Kekalahan Timnas Indonesia dari Jepang: Memori Buruk 49 Tahun Lalu Terulang
-
You Raise Me Up Bikin Jepang Hancurkan Timnas Indonesia di Babak I
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang