Bolatimes.com - Timnas Indonesia gagal jadi juara Piala AFF 2020 setelah hanya bermain imbang 2-2 lawan Thailand pada laga final leg kedua, Selasa (1/1/2021) malam WIB. Dengan demikian, skuat Garuda hanya meraih runner-up kompetisi terakbar di Asia Tenggara tersebut.
Dalam pertandingan di Stadion Nasional, Singapura, timnas Indonesia sejatinya mampu membuka asa berkat gol cepat Ricky Kambuaya pada menit ke-8.
Namun, timnas Thailand langsung menggebrak di babak kedua dengan mencetak dua gol cepat yang memanfaatkan celah pertahanan timnas Indonesia. Dua gol itu dicetak Adisak Kraisorn (54'), dan Sarach Yooyen (56').
Skor 2-2 membuat timnas Indonesia kalah agregat 2-6 dari Thailand yang membuat Skuad Garuda kini sudah enam kali gagal meraih gelar juara meski melaju ke final.
Sementara bagi Thailand, hasil ini turut membuat mereka mencatatkan sejarah sebagai negara dengan gelar Piala AFF terbanyak yakni enam gelar. Sebelum 2021, mereka meraihnya pada 1996, 2000, 2002, 2014, dan 2016.
Jalannya pertandingan
Ricky Kambuaya membuat Timnas Indonesia unggul lebih dahulu pada menit kedelapan. Tendangannya dari luar kotak penalti tak bisa diantisipasi dengan baik oleh Siwarak Tedsungnoen sehingga lepas ke dalam gawang.
Timnas Indonesia terus berusaha membangun serangan agar bisa menambah gol di babak pertama. Sayangnya Thailand juga bermain terbuka yang tentu membuat pertahanan Indonesia juga terancam.
Beberapa kali Thailand mengancam gawang Nadeo Argawinata. Untungnya, The War Elephants belum bisa mencetak gol karena kokohnya pertahanan skuad Garuda.
Timnas Indonesia terus bermain terbuka di babak pertama ini. Begitu juga dengan Thailand. Kedua tim saling serang yang membuat seru jalannya pertandingan.
Baca Juga
Namun, sampai dengan turun minum skor 1-0 untuk Timnas Indonesia belum berubah.
Babak kedua Thailand lebih bermain terbuka. Meski begitu, tim Merah Putih tidak hanya bertahan karena bisa beberapa kali menekan Thailand.
Gol untuk Thailand akhirnya lahir pada menit 54. Adisak Kraisorn yang tidak terkawal menerima bola liar dengan mudah melesakkan tendangan keras ke gawang Nadeo Argawinata.
Tidak butuh waktu lama bagi Thailand menambah keunggulan menjadi 2-1. Tendangan dari Sarach Yooyen membuat Asnawi Mangkualam salah mengantisipasi bola yang justru masuk ke dalam gawang sendiri.
Selepas unggul 2-1, Thailand kini mendominasi permainan. The War Elephants terus memberikan tekanan kepada Asnawi dan kawan-kawan.
Timnas Indonesia kini dipaksa bermain bertahan. Sulit bagi skuad Garuda mendapatkan bola untuk menyamakan skor.
Gol penyama kedudukan 2-2 untuk Timnas Indonesia lahir pada menit ke-80. Umpan matang dari Witan Sulaeman bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Egy Maulana Vikri
Kedua tim terus berusaha untuk mencetak gol. Namun, hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan skor 2-2 tidak berubah.
Susunan Pemain timnas Indonesia vs Thailand
Thailand: Siwarak Tedsungnoen, Theerathon Bunmathan, Narubadin Weerawatnodom, Pawee Tanthatemee (Weerathep Pomphan 46'), Sarach Yooyen, Supachok Sarachat, Bordin Phala, Thanawat Suengchittawon (Phitiwat Sukjitthammakul 46'), Chanatip Songkrasin, Kritsada Kaman, Teerasil Dangda (Adisak Kraisorn 46')
Pelatih: Alexandre Polking
Timnas Indonesia (4-2-3-1): Nadeo Argawinata, Asnawi Mangkualam, Fachruddin Aryanto, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan; Rachmat Irianto (Evan Dimas Darmono 73'), Ricky Kambuaya; Egy Maulana Vikri, Ramai Rumakiek (Irfan Jaya 59'), Witan Sulaeman, Dedik Setiawan (Hanis Saghara 59', Syahrian Abimanyu 85')
Pelatih: Shin Tae-yong
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Miris! Hasil Timnas Putri Indonesia di Piala AFF Wanita 2025 Bikin Elus Dada
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025