Bolatimes.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan alasan khusus mengapa Evan Dimas menjadi kapten usai skuat Garuda mengalahkan Kamboja dengan skor 4-2 di Grup B Piala AFF 2020, Kamis (9/12/2021) malam WIB.
Shin Tae-yong menegaskan peran Evan Dimas selaku kapten tim sangat penting bagi timnas Indonesia. Pengalaman yang dimiliki gelandang Bhayangkara FC itu bisa membantu Skuad Garuda untuk menjadi lebih baik.
"Evan banyak pengalaman bertanding di laga-laga internasional dan saya percaya dia bisa membawa timnas maju," ujar juru taktik asal Korea Selatan itu dalam konferensi pers virtual yang diikuti di Jakarta, Kamis (9/12/2021) malam.
Menurut Shin, sosok seperti Evan Dimas yang memiliki jam terbang tinggi bersama timnas pantas memimpin skuad "Garuda".
Evan Dimas sudah tampil untuk timnas Indonesia sejak Piala AFF tahun 2014, memperkuat timnas di SEA Games 2015, 2017 dan 2019 serta pernah pula membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 tahun 2013.
Evan juga pernah tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kualifikasi Piala Asia dan berbagai pertandingan maupun turnamen internasional lain.
Evan ditunjuk Shin sebagai kapten timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Dia pun berhasil membawa skuad "Garuda" menundukkan Kamboja dengan skor 4-2 pada laga perdana mereka di Grup B Piala AFF 2020, Kamis (9/12) malam, di Stadion Bishan, Singapura.
Dua gol Indonesia dilesakkan oleh Rachmat Irianto dan sisanya dibuat Evan Dimas serta Ramai Rumakiek. Sementara Kamboja memperkecil kedudukan melalui Yue Safy dan Prak Mony Udom.
Hasil tersebut membuat Indonesia, yang tak bisa mengibarkan bendera Merah Putih di Piala AFF 2020, bertengger di peringkat kedua klasemen sementara Grup B dengan tiga poin.
Malaysia berada di peringkat pertama dengan enam poin dari dua laga. Setelah itu berturut-turut ada Vietnam di posisi ketiga, lalu Kamboja dan Laos.
Baca Juga
Berikutnya di Grup B Piala AFF 2020, Indonesia berhadapan dengan Laos pada Minggu (12/12/2021), demikian seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025