Bolatimes.com - Bursa calon pelatih Persik Kediri semakin memanas. Kini, ada satu nama kandidat baru yang turut meramaikan, yakni Javier Roca.
Nama Javier Roca naik permukaan untuk meramaikan bursa ini. Selain itu, ada pula nama Wanderley Junior hingga Ivan Kolev yang juga muncul sebagai kandidat pelatih Persik Kediri.
Sampai saat ini, kursi pelatih Persik Kediri memang masih lowong. Untuk sementara, skuad Macan Putih masih diasuh oleh Alfiat sebagai caretaker.
Meskipun demikian, manajer Persik Kediri, Yahya Hasan Alkatiri, masih belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut soal rumor yang mencatut nama Javier Roca.
Yang jelas, manajemen Persik sudah mengantongi nama kandidat yang bakal menjadi pelatih definitif klub asal Jawa Timur tersebut.
“Untuk saat ini, kami belum bisa menyebut namanya dulu. Tunggu saja sampai diumumkan,” kata Yahya.
Munculnya nama Javier Roca sebagai kandidat calon pelatih Persik Kediri jelas sangat menarik. Sebab, selama ini kiprahnya terdengar sebagai gelandang asing yang telah lama berkarier di Indonesia.
Saat masih aktif bermain, Javier Roca memang terkenal dengan kemahirannya mengeksekusi tendangan bebas yang sering menjebol gawang lawan.
Dia juga memiliki kemampuan yang mumpuni untuk mengirimkan umpan-umpan silang berkelas. Salah satu prestasi terbaiknya ialah menjadi top scorer Piala Indonesia 2005.
Javier Roca merupakan salah satu mantan pesepak bola yang sudah menghabiskan waktu lama untuk berkarier di Indonesia.
Pemain kelahiran Santiago, Chile, pada 9 Agustus 1997 ini memang menjadi salah satu pemain asing yang sudah malang melintang di dunia sepak bola Tanah Air.
Berbagai klub Indonesia tercatat pernah menggunakan jasanya. Kariernya di Indonesia pertama kali tercatat pada tahun 2003.
Saat itu, pemain yang memiliki nama lengkap Javier Leopoldo Roca Sepulveda ini mengawali kariernya bersama PSMS Medan.
Namun, setelah semusim bermain bersama Ayam Kinantan, ia pindah ke Pulau Dewata untuk memperkuat Persegi Gianyar, yakni pada 2004-2005.
Pada periode selanjutnya, ia membela tim asal Ibu Kota, yakni Persitara Jakarta Utara (2005-2006) dan Persija Jakarta (2006-2007).
Setelah itu, ia sempat tercatat memperkuat Persiba Balikpapan (2007-2008), Persebaya Surabaya (2008-2009), Gresik United (2009-2010), hingga Persidafon Dafonsoro (2010-2011).
Dua klub terakhir yang menggunakan jasanya sebelum pensiun ialah Batavia Union (2011-2012) dan Persis Solo (2012-2013).
Klub yang disebut terakhir, yakni Persis, menjadi kesebelasan terakhir yang diperkuat Javier Roca. Sebab, pada tahun 2013, ia memutuskan gantung sepatu.
Kariernya yang telah malang melintang selama 20 tahun berakhir di usia 36 tahun. Selama itu pula, tak kurang dari 12 klub yang pernah dibelanya.
Seusai pensiun, Javier Roca melanjutkan kariernya sebagai pelatih. Saat itu, ia memilih tinggal di Amerika Serikat selama kurang lebih satu tahun.
Setelah pulang ke negara asalnya, Javier Roca mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kursus pelatih bersama Federasi Sepak Bola Chile.
Setelah kembali ke Indonesia, Javier Roca memilih untuk terjun membina pemain-pemain muda di pengembangan bakat usia dini.
Dia mendapat kepercayaan untuk mengasuh program akademi La Liga. Sebelumnya, ia sempat melatih sekolah sepak bola (SSB) Young Warrior.
Berita Terkait
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Mendekati Posisi Empat Besar Klasemen Liga 1, Pelatih Persik Kediri Merasa Tidak Aman
-
Melempem Kontra Persik, Striker Persib Bandung Ini Janjikan Berikan Kemenangan saat Jumpa Bali United
-
Mengejutkan! Laga Persib Bandung Lawan Persik Kediri di GBLA Dipimpin Wasit Asal Jepang
-
Aksi Joget Tolotet Ze Valente Bersama Bobotoh Cilik di Jalanan kota Bandung Tuai Pujian
-
Jelang Laga Persib vs Persik, Bobotoh Bandingkan Performa Febri dengan Sosok Pemain Rp3 M
-
Persik Kediri Tebar Ancaman, Sapu Bersih Laga Sisa Dengan Satu Tembakan Satu Gol Jelang Kontra Persib
-
Fernando Valente Ternyata Menyukai Tipikal Pemain ini di Arema FC, Bakal Jadi Andalan Kontra Persik Kediri?
-
Fokus Pertandingan, Pelatih Persik Kediri Belum Bicarakan soal Bursa Transfer Paruh Musim
-
Profil Mohammad Khanafi, Striker Lokal Persik Kediri yang Lagi Gacor di Liga 1, Otw Timnas Indonesia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025