Amin
Penyerang sayap Persib Bandung, Febri Hariyadi yang kini mendapat sorotan tajam dari Bobotoh. (Instagram/febrihariyadi13)

Bolatimes.com - Persik Kediri bukan lawan yang enteng bagi Persib bandung, pasalnya klub asal Jawa Timur tersebut kini menduduki peringkat ketujuh.

Disamping itu Macan Putih julukan Persik Kediri memiliki catatan cukup baik, dari 21 pertandingan yang dilakoni, delapan kali meraih kemenangan, enam kali imbang serta tujuh kali menelan kekalahan dengan poin 30.

Sementara Persib Bandung kini menghuni peringkat ketiga dengan mengoleksi 39 poin, tertinggal enam poin dari Borneo FC pemuncak klasemen sementara.

Baca Juga:
Dua Pemain Keturunan Indonesia Duel di Liga Super Yunani, Salah Satunya akan Dinaturalisasi

Para Bobotoh turut menyorot beberapa performa pemain Maung Bandung, salah satunya Febri Hariyadi.

Pasalnya sang pemain dalam musim ini hanya dimainkan Bojan Hodak 5 kali tanpa ada kontribusi yang bagus.

Lima pertandingan yang dilakoni Febri sama sekali tidak ada gol maupun assist, justru sekali mendapatkan kartu merah.

Baca Juga:
Sebelum Piala Asia 2023, Shin Tae-yong Diundang ke Nikahan Egy Maulana Vikri

Salah satu Bobotoh juga turut membandingkan performa Febri Hariyadi dengan sosok pemain Rp3 milliar.

Dilansir dari transfermarket pemain Rp 3 M yang dimaksud ialah Ryan Kurnia, tercatat ia telah menyumbang satu gol untuk maung Bandung dari 12 pertandingan.

“Paenkeun Ryan Kurnia, Jangan slalu percya lord febri yang slalu tidak ada kontribusi, pliss ieu mh euy keur btuh kamenangan pisan tong sok ngagokan tong kudu wae ngasupkn jalmi eta, persetan kartap2 lah!”, ujar @rekobreko10 dikutip dari akun instagram @persib pada 09/12/2023.

Baca Juga:
Shayne Pattynama Ditanya soal Klub Barunya, Bek Kiri Timnas Indonesia Jawab dengan Santai

"Mending paenkwn ryan dri pada febri mH,", sambung @alfiaptrikirana.

Kemenangan atas Persik tentu akan semakin dekat jarak poin dengan pemuncak klasemen dan juga semakin menjauh dari tim dibawahnya. (*)

Baca Juga:
Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia Disebut Sedot Anggaran Besar, eks Orang PSSI: Lumrah Terjadi dalam Transaksi

Load More